Masjid Raya Medan Gelar Salat Id, Jemaah Wajib Masuk Bilik Penyemprotan

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 08:33 WIB
Suasana salat Id di Masjid Raya Medan (Datik Haris/detikcom)
Suasana salat Id di Masjid Raya Medan (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Masjid Raya Al Mashun, Medan, Sumatera Utara, menggelar salat Idul Fitri 1442 H di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Jemaah diwajibkan memakai masker dan masuk bilik penyemprotan disinfektan sebelum masuk area masjid.

Pantauan detikcom, Kamis (13/5/2021), terlihat jemaah mulai berdatangan sejak pukul 06.30 WIB. Terlihat, jemaah yang hendak masuk area masjid terlebih dahulu melewati bilik disinfektan yang diarahkan oleh petugas keamanan melalui pengeras suara.

Jemaah tampak menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri. Sebagian yang tidak mendapat saf di dalam masjid mengatur saf di area halaman masjid. Namun, saf yang dibuat tampak tidak mengatur jaga jarak.

Selain jemaah, hadir Pemangku Kesultanan Deli Tengku Hamdy Osman Deli Khan bergelar Tengku Raja Muda Deli. Sekitar pukul 07. 45 WIB, salat Id dimulai dengan imam oleh H Zaini Hafiz dan Khatib H Khairul Hamdy.

Sebelumnya, Ketua MUI Sumatera Utara (Sumut) Maratua Simanjuntak mengatakan pihaknya telah mengimbau pelaksanaan salat Idul Fitri tetap mematuhi protokol kesehatan. Penceramah saat salat Idul Fitri juga diimbau memperpendek isi ceramahnya.

"Imam dan khatib hendaknya memperpendek isi khutbah dengan tetap memperhatikan keabsahannya secara syariat," sebut Maratua.

Suasana salat Id di Masjid Raya Medan (Datik Haris/detikcom)Suasana salat Id di Masjid Raya Medan (Datuk Haris/detikcom)

Jemaah salat Idul Fitri juga diimbau tidak melakukan kontak fisik selama pelaksanaan salat. Maratua juga meminta agar saat pelaksanaan salat Idul Fitri dilakukan doa untuk meminta agar pandemi virus Corona atau COVID-19 segera berakhir.

"Demikian imbauan MUI Provinsi Sumatera Utara ini diterbitkan, untuk dipedomani dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Kita mendoakan semoga Sumatera Utara khususnya, dan Indonesia umumnya, bisa terbebas dari wabah COVID-19," jelasnya.

(man/man)