Pimpinan Komisi VIII Sesalkan Pria di Pekanbaru Hina Al-Qur'an: Harus Dihukum!

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 07:40 WIB
Pria yang hina Al-Quran lewat TikTok diringkus polisi
Foto: Pria yang hina Al-Quran lewat TikTok diringkus polisi (ist)
Jakarta -

Komisi VIII DPR RI menyesalkan tindakan seorang pria di Pekanbaru, Riau yang menghina Al-Qur'an lewat aplikasi TikTok. Pihak kepolisian pun diminta untuk segera menghukum yang bersangkutan.

"Tentu kita menyesalkan tindakan yang dilakukan pria ini yang menghina Al-Qur'an melalui media sosial TikTok. Tidak seharusnya dia mengeluarkan kata-kata kotor dengan menghina Al-Qur'an," kata Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hassan Syadzily, saat dihubungi, Rabu (12/5/2021).

Ace mengaku heran lantaran pria tersebut justru menghina Al-Qur'an di tengah bulan Ramadan. Dia menilai seharusnya momen Ramadan ini dimanfaatkan untuk membaca dan mengkaji Al-Qur'an, bukan justru sebaliknya.

"Seharusnya pada bulan Ramadan ini justru sebagai muslim membaca Al-Quran dan mengkajinya agar kita mendapatkan keberkahan. Memang kerapkali masalah kekecewaan pribadi ditumpahkan dengan cara seperti itu. Tindakan itu jelas tidak boleh dilakukan," ucapnya.

Dia meminta agar pihak kepolisian memberikan hukuman sehingga pria tersebut tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Untuk itu, jika pihak kepolisian telah menindaknya, harus dilihat apa yang menjadi motif orang seperti itu. Jika memang cukup dibina, maka berikan hukuman pembinaan yang lebih mendidiknya agar tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji itu," imbuhnya.

Senada dengan Ace, anggota Komisi VIII DPR, Bukhori Yusuf juga meminta agar pihak kepolisian menghukum yang bersangkutan. Menurutnya jelas yang dilakukan pria tersebut adalah tindakan penghinaan terhadap Al-Qur'an.

"Harus dihukum, ini termasuk pidana penodaan terhadap agama, karenanya siapapun dan apapun alasannya dia harus dihukum, dan ini sekaligus semakin diperlukannya undang-undang pelindungan tokoh dan simbol agama yang saat ini sudah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2021," ujarnya.

Seperti diketahui, aksi seorang pria menghina Al-Qur'an dengan kata-kata kotor melalui aplikasi TikTok viral di media sosial. Pria yang berdomisili di Pekanbaru, Riau, ini ditangkap polisi.

Informasi yang diterima detikcom, Rabu (12/5/2021), tersangka yang diamankan bernama Qaimul Haki (42). Tersangka membuat akun TikTok dan melakukan dugaan penistaan agama.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya membenarkan adanya peristiwa ini. Tersangka diringkus di kediamannya Jalan Taman Karya, Tuah Madani, Pekanbaru, Senin (10/5) sekitar pukul 12.00 WIB.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan tidak lama setelah video itu viral dan membuat emosi warga.

"Ia diduga sudah melakukan tindak pidana penistaan agama," kata Nandang saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (12/5/2021).

Simak juga 'Jokowi: Selamat Idulfitri, Semoga Indonesia Bangkit dari Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/man)