Banjir di Kampung Aur Medan Mulai Surut, Warga Salat Id di Masjid

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 07:33 WIB
Banjir di Kampung Aur Medan mulai surut
Foto: Banjir di Kampung Aur Medan mulai surut (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Banjir yang merendam kawasan Kampung Aur, Medan, Sumatera Utara (Sumut) berangsur surut. Banjir ini mulau naik sejak malam Lebaran Idul Fitri 1442 H.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (13/5/2021), sekitar pukul 06.00 WIB, banjir masih mengenangi kawasan tersebut. Namun, ketinggian air sebelumnya mencapai satu pinggang orang dewasa atau sekitar 80 cm kini berangsur surut setinggi selutut orang dewasa.

Terlihat di lokasi, beberapa warga lalu lalang pada genangan air tersebut. Terlihat juga ada beberapa warga yang membersihkan rumahnya.

Warga menyebut mereka tetap melaksanakan salat Idul Fitri 1442 H di masjid kawasan setempat yang tidak dimasuki air banjir.

"Iya (subuh tadi) mulai surut," kata salah satu warga, Toni kepada detikcom.

Dia mengatakan malam tadi air cukup tinggi. Dia menyebut air tersebut meluap diperkirakan akibat hujan di atas (pengunungan). Namun, Toni mengatakan warga tetap melaksanakan salat Idul Fitri 1442 di masjid kawasan tersebut yang tidak terendam banjir.

"Salat Idul Fitri tetap di masjid," sebut Toni.

Diberitakan sebelumnya, hujan lebat mengguyur kawasan Kampung Aur, Medan, Sumatera Utara sejak Selasa malam. Akibatnya, kawasan tersebut terendam banjir di malam Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pantauan detikcom di lokasi, pukul 03.20 WIB tadi, ratusan rumah terlihat terendam banjir. Tinggi banjir mencapai pinggang orang dewasa atau sekitar 80 cm.

Salah seorang warga, Henry mengatakan, air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 23.00 WIB. Menurutnya, air masuk ke rumah warga dibarengi dengan lumpur.

"Dari pukul 23.00 WIB air naik. Mungkin hujan di gunung, karena airnya juga berlumpur," kata Henry saat ditemui di lokasi.

Henry menerangkan warga sudah menyelamatkan barang-barang di rumahnya ke tempat yang lebih tinggi. Meski banjir, warga akan tetap melaksanakan salat Id hari ini.

Henry menyebut sebelumnya banjir juga terjadi di wilayah ini satu pekan yang lalu. Dia berharap pemerintah segera mengeruk sungai agar banjir tidak diatasi lagi.

(aud/aud)