Gelar Salat Id, Masjid Sunda Kelapa Jakarta Batasi Kapasitas 50% Jemaah

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 20:25 WIB
Jakarta -

Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, akan menggelar salat Idul Fitri 1442 H besok. Kapasitasnya dibatasi 50 persen jemaah.

"Kita akan menyeting masjid kapasitas yang diperbolehkan oleh peraturan yang ada. Makanya teman-teman di lapangan sedang menyeting ulang tanda salat bahkan sampai di luar, di jalanan semua diatur, yang jelas kapasitasnya nanti jadi 50 persen, tapi untuk di luar sana saya belum tahu karena sampai luar sana kan," jelas Wakil Sekretaris Masjid Sunda Kelapa Fatimah Nasution saat ditemui di kantornya, Rabu (12/5/2021).

Fatimah mengatakan pihaknya juga mengantisipasi lonjakan jemaah karena Masjid Istiqlal tak menggelar salat Id. Menurutnya, Masjid Sunda Kelapa juga telah mencetak 2.000 eksemplar isi khutbah salat Id.

"Perkiraan kita (estimasi jemaah), kita mencetak teks dari ceramahnya khotib itu sampai 2.000 eksemplar, bukunya kita cetak 2.000, dan kita berharap tidak kekurangan, kalau kekurangan artinya membeludak," jelas Fatimah.

Fatimah menyampaikan bahwa normalnya bila tidak ada pandemi, jemaah salat Id di Masjid Sunda Kelapa bisa meluas ke luar masjid hingga jalanan. Pihaknya juga akan melakukan langkah yang sama nantinya dengan protokol kesehatan ketat.

"Ini kan Istiqlal tutup nih, kami juga sudah memprediksi artinya adalah mempersiapkan limpahan dari jemaah yang tidak bisa salat di Istiqlal, tapi perkiraannya berapa wallahu 'alam ya, ada kemungkinan kami mendapatkan masjid-masjid yang tutup. Kalau di dalam masjidnya bisa 50 persen," ungkapnya.

"Itu jalan diblokir, itu nanti (salatnya) sampai ke Mangunsarkoro, ke Madiun, Banyumas, Subang, nanti orang salat di situ," tambahnya.

Untuk mengantisipasi membeludaknya jemaah, Masjid Sunda Kelapa telah berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk menutup jalan. "Jelas ya, dengan polsek dan polres setempat," ucap Fatimah.

Fatimah mengatakan pihaknya telah menyiapkan petugas untuk melakukan pengecekan suhu dan pembagian masker. Imbauan protokol kesehatan, lanjutnya, juga akan terus diingatkan lewat toa. Untuk mengawasi protokol kesehatan jemaah di luar masjid dan jalanan, Masjid Sunda Kelapa akan mengerahkan remaja masjid.

"Kita punya remaja, mereka itu dikerahkan. Ada anak asuh kami 250 orang yang diasuh di sini, dimobilisasi untuk sampai ke sana," ungkapnya.

Fatimah berpesan kepada jemaah agar tetap mematuhi aturan 3M, membawa sajadah sendiri, dan sudah berwudlu dari rumah. Dia memastikan Masjid Sunda Kelapa telah siap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

"Taat kepada peraturan pemerintah untuk menaati protokol COVID-19. Kita tidak mau Sunda Kelapa, misalnya, ada salat di sini nanti ada yang ketular atau apa kita tidak mau. Untuk itu kita memobilisasi petugas dan dengan peralatan lengkap untuk mengecek jemaah di pintu-pintu masuk masjid," kata Fatimah.

(man/man)