Kapolri Bicara Celah Terkait Kedatangan dari Luar Negeri di Soetta

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 13:45 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin upacara kenaikan pangkat 6 pati
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Dok. Polri).
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi adanya celah orang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta. Dia meminta Kapolresta Bandara Soetta Kombes Adi Ferdian Saputra untuk memperkuat celah itu.

"Jadi khusus yang dari luar negeri, tadi saya lihat masih ada satu celah yang rekan-rekan saya minta itu untuk diperkuat, yaitu pada saat datang," ujar Sigit di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (12/5/2021).

Kemudian, Kapolri Sigit meminta orang-orang yang baru saja bepergian dari luar negeri agar diperiksa ulang. Jika suhu tubuhnya kedapatan tidak normal, maka orang-orang itu harus menjalani tes rapid antigen.

"Kemudian pengecekan PCR, saya minta untuk dilakukan lagi pengecekan ulang. Khususnya pada saat setelah diperiksa dengan menggunakan thermometer dan kemudian suhunya didapati tidak normal. Segera laksanakan pemeriksaan antigen. Sehingga kemudian kita bisa laksanakan pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.

Selain itu, Kapolri Sigit ingin orang-orang dari luar negeri harus dipastikan apakah sudah menjalani vaksinasi COVID-19 atau belum. Menurutnya, mereka yang belum vaksin berpotensi menjadi carrier.

"Kemudian pastikan bahwa, mereka juga sudah vaksin atau belum, ini menjadi penting. Khususnya yang dari luar negeri. Karena kalau mereka belum vaksin, artinya ada kemungkinan bahwa mereka juga masih ada potensi jadi carrier. Sehingga betul-betul harus dilaksanakan pemeriksaan," terang Sigit.

"Oleh karena itu, proses karantina tidak boleh ada yang lolos. Jadi tolong ada petugasnya. Jadi pada saat mereka start di bandara dan sampai di hotel-hotel yang sudah ditentukan, maka ada petugas yang di dalam. Sehingga kemudian tolong diatur dengan baik. Kalau kekurangan anggota, minta ke Polda Metro atau minta ke Mabes. Mulai dari alur kedatangan sampai hotel sampai mereka keluar seluruh protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik," sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut Bandara Soekarno-Hatta sebagai tempat penting dalam pengendalian COVID-19. Maka dari itu, dia ingin seluruh jajaran yang bertugas di Bandara Soetta betul-betul menerapkan disiplin protokol kesehatan secara baik.

"Saya minta kepada seluruh jajaran yang bertugas di Bandara Soekarno-Hatta ini langsung. Yang pertama pengendalian disiplin terkait prokes itu harus dijaga, bukan hanya karena masa peniadaan mudik sampai kemudian nanti. Tapi memang ini Bandara Soetta akan menjadi tempat penting, fatal dalam kita mengendalikan COVID-19. Apakah transmisi virus dari kota ke kota, dari negara ke negara, itu nanti masuk ke Indonesia atau tidak tergantung dari salah satunya mengendalikannya adalah di Bandara Soetta," ucap Puan.

(gbr/gbr)