Round-Up

Pintu KPK Terbuka bagi Connie Bakrie demi Lacak Mafia Alutsista

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 21:37 WIB
Connie Rahakundini
Connie Rahakundini Bakrie (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seusai musibah tenggelamnya kapal selam TNI AL KRI Nanggala-402 di perairan Bali, kini muncul isu mafia alat utama sistem senjata tentara nasional (alutsista). KPK membuka pintu untuk pemerhati pertahanan Connie Rahakundini Bakrie melaporkan isu mafia alutsista.

Connie merupakan pihak yang mengembuskan isu mafia alutsista. Sosok mafianya disebut-sebut sebagai 'Mister M'. Connie meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melacaknya.

"Maka menjadi tugas Kemhan (Kementerian Pertahanan) bersama-sama KPK dan aparat terkait untuk menggunakan seluruh perangkat yang dimiliki untuk membuka siapa saja Mr M dimaksud," kata Connie dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).

Connie juga memberikan informasi-informasi agar sosok Mr M bisa terungkap. Ada suatu tahapan yang menurutnya harus diselidiki oleh KPK. Tahapan apa itu?

Tahapan dimaksud yakni CADMID Alutsista. CADMID adalah siklus dalam sistem pengadaan alutsista, mulai dari konsep hingga manufacturing.

"Biarkan KPK melakukan tugasnya dengan baik sehingga siapapun yang bermain dapat benar benar terungkap dan terhentikan," sebut Connie.

Satu pesan disampaikan Connie. Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Kementerian Pertahanan harus transparan dalam kebijakan anggaran. Dan yang harus diingat, kerahasiaan pertahanan terletak pada strategi, pelatihan dan taktik perang.

"Good governance memandatkan adanya transparansi, di mana dalam pertahanan sebuah negara demokratis mewajibkan Menteri Pertahanan dan Kementerian Pertahanan mampu melakukan transparansi dalam hal kebijakan anggaran," ucap Connie.

"Patut diingat kerahasiaan pertahanan tidak terletak pada anggaran, tetapi terletak pada strategi, pelatihan, dan taktik perang dalam menggunakan alutsista dimaksud," imbuhnya.

Keberadaan mafia alutsista ini disebut-sebut juga diakui oleh sejumlah pihak, termasuk anggota DPR dan pemerintah. Menhan Prabowo pun merespons cepat isu mafia alutsista ini.

"Terkait beredarnya Mr M atau mafia dalam upaya modernisasi alutsista dan atau MRO diakui keberadaannya juga oleh para tokoh antara lain anggota DPR RI Komisi I Bapak M Farhan, mantan KaBAIS Bapak S Ponto, dan Deputy V KSP Ibu Jaleswari Pramodawardhani," tutur Connie.

Lalu bagaimana tanggapan KPK? Baca di halaman berikutnya.

Simak video 'Panglima TNI Serukan Evaluasi Alutsista di DPR RI':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2