Edhy Prabowo Anggap Lebaran di Rutan KPK Jadi Ajang Perbaiki Diri

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 19:45 WIB
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo kembali diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi eskpor benih lobster yang menjerat dirinya.
Edhy Prabowo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Terdakwa kasus suap ekspor benur Edhy Prabowo bakal merasakan suasana Lebaran yang berbeda pada tahun ini. Sebab, tahun ini Edhy Prabowo akan merayakan Lebaran di Rutan KPK.

Edhy mengatakan Lebaran tahun ini adalah kesempatannya untuk mengevaluasi diri. Edhy Prabowo juga meminta maaf atas apa yang dia perbuat.

"Ya kesempatan mohon maaf lahir batin untuk seluruh masyarakat Indonesia, di tengah suasana pandemi semangat ibadah kita jangan berkurang, bagi saya ini kesempatan untuk terus mengevaluasi dari apa yang sudah saya lakukan, kekurangan, kebaikan hal hal yang perlu diperbaiki ke depan," tutur Edhy seusai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (11/5/2021).

"Terima kasih teman-teman, mohon maaf selamat Lebaran minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir-batin," katanya.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) ini mengatakan pada Hari Raya Idul Fitri nanti dia akan diberi kesempatan oleh KPK untuk bertemu dengan keluarga. Edhya mengatakan pertemuan dengan keluarga nanti akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, Edhy mengungkapkan rasa bahagia karena bisa bertemu dengan anak sulungnya hari ini. Dia mengaku senang bisa melakukan sidang offline di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Saya ada anak dua, jadi istri saya sama anak saya yang paling kecil, jadi saya sama anak saya yang kebetulan dari sekolah taruna Nusantara bisa cuti, hadir di sini (Pengadilan Tipikor) tadi, satu kebahagiaan bisa ketemu mereka langsung hari ini, walaupun di KPK sudah dapat kunjungan, terima kasih kami juga sudah dapat kesempatan kunjungan offline walaupun sangat straight, sangat terbatas dengan aturan yang sangat ketat, ini suatu kemajuan dan saya mengucapkan terima kasih bisa ketemu keluarga setiap seminggu sekali," kata Edhy.

Diketahui, Edhy tersandung kasus korupsi benur ketika menjadi Menteri KKP. Edhy didakwa bersama anak buahnya dan satu orang swasta dari perusahaan PT ACK.

(zap/rfs)