Sepak Terjang Novel Baswedan yang Akhirnya Dinonatifkan Pimpinan KPK

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 18:29 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan memenuhi panggilan Komisi Kejaksaan (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Penyidik KPK nonaktif Novel Baswedan (Kadek Melda Luxiana/detikcom)

Meskipun matanya rusak, Novel terus berjuang untuk memberantas korupsi di negeri ini. Kasus-kasus besar terbaru, seperti kasus korupsi bansos eks Mensos Juliari Batubara hingga suap benur eks Menteri KKP Edhy Prabowo juga ditangani oleh Novel Baswedan.

Namun kali ini Novel kembali mendapat ganjalan. Setelah UU KPK baru berlaku, para pegawai KPK harus menjalani tes alih status ASN. Novel kemudian berhadapan dengan tes wawasan kebangsaan yang berisi pertanyaan kontroversial, dari soal jilbab, masalah homoseksual, pertanyaan privat soal pacaran, hingga soal homoseks.

Walhasil, Novel bersama dengan 74 pegawai KPK lainnya gagal dalam tes tersebut. Novel dan 74 pegawai lain yang gagal itu resmi dinonaktifkan KPK.

Dari surat yang diterima detikcom, Selasa (11/5/2021), penonaktifan 75 pegawai KPK itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021. SK itu tertanda Ketua KPK Firli Bahuri yang ditetapkan di Jakarta 7 Mei 2021. Untuk salinan yang sah tertanda Plh Kepala Biro SDM Yonathan Demme Tangdilintin.

Ada empat poin dalam SK penonaktifan 75 pegawai yang tak lolos TWK itu. Berikut ini poin-poinnya:

Pertama, menetapkan nama-nama pegawai yang tersebut dalam lampiran surat keputusan ini tidak memenuhi syarat (TMS) dalam rangka pengalihan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi pegawai Aparatur Sipil Negara.

Kedua, memerintahkan pegawai sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu agar menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsung sambil menunggu keputusan lebih lanjut.