Imam Besar Masjid Istiqlal Harap Sholat Idul Adha Dapat Digelar Normal

Rahma I Harbani - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 17:24 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar
Foto: Andhika Prasetia/detikcom/Imam Besar Masjid Istiqlal Harap Sholat Idul Adha Dapat Digelar Normal
Jakarta -

Pelaksanaan sholat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, dibatalkan. Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal, berharap pelaksanaan sholat berjamaah di momen Idul Adha mendatang akan kembali terlaksana dengan normal.

"Mudah-mudahan nanti kita berdoa bersama semoga Idul Adha yang akan datang, bisa kita laksanakan seperti yang biasanya menjadi normal di Masjid Istiqlal," ujar Nasaruddin kepada wartawan di Masjid Istiqlal, Selasa (11/5/2021).

Pelaksanaan sholat berjamaah pada momen besar Idul Adha di Masjid Istiqlal tentunya masih menyesuaikan dengan kondisi perkembangan COVID-19 di Indonesia.

Sebab, sebagai informasi alasan dari pembatalan sholat Idul Fitri berjamaah ini dikarenakan kondisi COVID-19 belum kunjung membaik berdasarkan hasil dari keputusan rapat pihak Masjid Istiqlal. Pembukaan masjid untuk sholat Idul Fitri bersama dapat meningkatkan potensi penularan COVID-19.

Bila kondisi COVID-19 sudah membaik dan sholat Idul Adha dapat terlaksana dengan normal, berikut ini panduan sholat Idul Adha yang bisa dilaksanakan secara berjamaah atau sendiri (munfarid).

Bacaan niat sholat Idul Adha

1. Niat sholat Idul Adha berjamaah

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."

2. Niat sholat Idul Adha sendiri
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ للهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta'ala."

B. Tata cara sholat Idul Adha

1. Niat sholat Idul Adha

2. Membaca takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah

4. Takbir tujuh kali di rakaat pertama

Di antara takbir bisa membaca doa berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Arab latin: Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah wallahu akbar

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."

5. Membaca surah Al-Fatihah

6. Membaca salah satu surat atau ayat dalam Al Quran

7. Ruku'

8. I'tidal

9. Sujud pertama

10. Duduk di antara dua sujud

11. Sujud kedua

13. Berdiri dan takbir lima kali untuk rakaat kedua

Dikutip dari buku Fiqih Islam Wa Adilatuhu karya Prof Dr Wahbah Az-Zuhaili, ketentuan tujuh kali takbir pada rakaat pertama dan lima kali di rakaat kedua dalam sholat Idul Adha terdapat dalam Mahdzab Syafi'i.

14. Membaca surah Al-Fatihah

15. Membaca salah satu surat atau ayat dalam Al Quran

16. Ruku'

17. I'tidal

18. Sujud pertama

19. Duduk di antara dua sujud

20. Sujud kedua

21. Duduk tasyahud akhir

22. Salam

Semoga keadaan bisa segera membaik dan kita bisa bersama-sama menjalankan sholat Idul Adha mendatang secara berjamaah di masjid seperti sedia kala, Aamiin.

(nwy/nwy)