Anggota TNI di Maluku Diserang Pria Mabuk Usai Tolak Ajakan Joget

Muslimin Abbas - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 15:45 WIB
Pria mabuk yang pukul anggota TNI di Maluku Barat Daya
Foto: Pria Mabuk penganiaya anggota TNI AD (dok. Polres Maluku Barat Daya).
Maluku Barat Daya -

Seorang anggota TNI AD BKO Satgas Pamputer 734 SNS, Pratu Ahmad Rizal Assel dianiaya pria mabuk Semi Frans di Maluku Barat Daya, Maluku. Pratu Ahmad dianiaya karena menolak ajakan joget dari pelaku.

Awalnya pada Senin (10/5) malam tadi korban meminta izin kepada komandannya untuk pergi salat tarawih. Setelah salat, Pratu Ahmad singgah ke kantor desa untuk menumpang Wifi dan menelefon keluarganya.

"Setelah selesai (menelfon keluarga) mau pulang (dari kantor desa) ada orang teriak-teriak, 'bang anggota TNI ya?'. Kemudian dijawab 'ya saya anggota'," ujar Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budi Adhy Buono saat dimintai konfirmasi Selasa (11/5/2021).

Mendengar jawaban Pratu Ahmad, pelaku kemudian mengajaknya berjoget. "Mari joget mari bareng kata yang bersangkutan. Korban tidak mau jawab mau pulang ke pos," katanya.

Korban yang menolak lantas terus berjalan menuju posnya. Namun pelaku kembali mendatangi korban sambil menyenter muka korban menggunakan senter HP.

"Terus bertanya kanapa bang nggak mau dijoget? Dijawab (korban) saya mau pulang karena besok ada kerjaan," ujarnya.

Setelah bertanya dan menyenter muka korban, pelaku langsung memukul korban. "Terus yang pegang senter-senter wajah anggota TNI mengunakan hp dan langsung dipukul," ungkap AKBP Budi.

Meski dipukul oleh pelaku, Pratu Ahmad tidak melawan karena sadar pelaku sedang dalam kondisi mabuk. Namun akibat penganiayaan tersebut Pratu Ahmad mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kiri dan dijahit 7 jahitan.

Korban lalu melaporkan ke komandannya terkait penganiayaan yang terjadi. Polsek Kisar yang menerima laporan kemudian menangkap pelaku.

"Komandannya kordinasi dengan kapolsek, kapolsek telepon saya dan saya kordinasi dengan ak Dandim Moa dan saya menyarankan korban datang ke Polsek Kisar. Setelah itu Kapolsek menangkap 1 orang, dia sembunyi di rumah desa," ucap AKBP Budi.

(nvl/idh)