Anies Apresiasi Istiqlal Tak Gelar Salat Id: Jadi Contoh Masjid Lain

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 15:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Wilda/detikcom)
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Wilda/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi keputusan Masjid Istiqlal yang tak jadi menggelar salat Idul Fitri 1442 H secara berjamaah. Dia meminta agar masjid-masjid raya lain menjadikan Istiqlal sebagai percontohan.

"Tapi saya ingin sampaikan apresiasi kepada pengelola Masjid Istiqlal karena pengelola Masjid Istiqlal tidak mengadakan Salat Idul Fitri terbuka di Masjid Istiqlal sehingga ini menjadi contoh bagi yang lain, anjuran kami adalah untuk masyarakat salat di masjid di sekitar rumahnya," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/5/2021).

Mantan Mendikbud itu menilai keputusan Masjid Istiqlal batal menggelar salat id sejalan dengan seruannya. Selain itu, dia juga menganjurkan agar warga salat id di rumah atau lingkungannya masing-masing.

"Jadi ketika Istiqlal sejalan dengan kebijakan pemprov sebagai Masjid Raya Istiqlal tidak mengadakan, kami sampaikan apresiasi dan kami harap ini jadi contoh. Contoh bagi masjid-masjid raya yang lain bahwa kita memprioritaskan untuk warga salat id di dekat rumahnya, di kampungnya jangan bepergian jauh," jelasnya.

Salat Jumat pekan pertama Ramadhan 1442 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, JUmat (16/4/2021).Salat Jumat pekan pertama Ramadhan 1442 H di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

"Salat Idul Fitri kita menganjurkan untuk dilakukan di dalam rumah, atau di halaman rumah. Dan bila itu tidak memungkinkan maka lakukan lah di halaman terbuka di sekitar rumah atau di masjid, dan bagi para pengurus masjid diharapkan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan baik," sambungnya.

Di sisi lain, Anies juga mengatakan salat id juga bisa dilakukan di lapangan terbuka. Asalkan, kapasitas dibatasi 50%.

"Bila memungkinkan lakukan lah di lapangan, bila di dalam masjid pastikan ketentuan 50 persen dan menggunakan masker untuk semua yang masuk ke dalam masjid atau pun yang ikut. itu ketentuannya," ucapnya.

Sebelumnya, Masjid Istiqlal membatalkan rencana melaksanakan salat Idul Fitri 1442 H secara terbatas. Keputusan itu diambil atas pertimbangan penularan virus Corona (COVID-19).

"Batal, info terkini. Tahun ini Istiqlal tidak melaksanakan Idul Fitri," kata pengurus Masjid Istiqlal kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).

Keputusan pembatalan itu diambil untuk mencegah penularan virus Corona. Menko PMK Muhadjir Effendy juga mengarahkan agar salat Idul Fitri di Istiqlal dibatalkan.

"(Alasan) satu, COVID-19. Dua, arahan Menko PMK dan Menag. Tiga, Gubernur DKI Jakarta," kata dia.

(isa/isa)