Ustaz Ujang Bustomi dan 2 Travel Gelap Terjaring Penyekatan di Kuningan

Bima Bagaskara - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 02:08 WIB
Ustaz Ujang Bustomi terjaring penyekatan di pos Kuningan, Jawa Barat
Ustaz Ujang Bustomi terjaring penyekatan di pos Kuningan, Jawa Barat (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Kuningan -

Ustaz Ujang Bustomi terjaring razia di pos penyekatan Kuningan, Jawa Barat. Namun, akhirnya Ujang Bustomi diizinkan melintas.

Petugas gabungan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat terus melakukan penyekatan terhadap kendaraan pemudik yang ingin masuk maupun melintasi wilayah Kabupaten Kuningan.

Pos penyekatan Tugu Ikan Sampora yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cirebon menjadi titik fokus penyekatan yang dilakukan petugas.

Dalam penyekatan yang dilakukan pada Senin (10/5/2021) malam, petugas berhasil menemukan sejumlah kendaraan berpelat nomor luar daerah. Salah satunya adalah kendaraan pribadi berwarna hitam dengan pelat nomor DKI Jakarta.

Uniknya saat diperiksa, kendaraan tersebut rupanya ditumpangi oleh ustaz fenomenal yang terkenal dengan aksi menantang para dukun santet di channel youtubenya yakni Ustaz Ujang Bustomi.

Saat diperiksa petugas terkejut melihat sosok Ujang Bustomi yang duduk di kursi depan mobil tersebut. Petugas kemudian menanyakan maksud dan tujuan Ujang Bustomi.

"Siap Pak mau live di Kuningan ada dukun santet," jawab Ujang Bustomi saat ditanya petugas.

Meski mendapat sosok terkenal namun petugas tetap tegas meminta seluruh penumpang di mobil tersebut untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker. Bahkan petugas juga memberikan masker yang langsung dipakai oleh Ujang Bustomi.

"Iya klalen (lupa) ga pakai masker. Mau ke Cijoho nolongin dukun santet melas (kasihan)," imbuhnya.

Sebelum dipersilahkan melanjutkan perjalanan, seluruh penumpang terlebih dahulu dicek suhu tubuh. Situasi saat itu tampak cair antara petugas dan Ujang Bustomi.

"Siap kesuwun (terimakasih) pa," tandasnya.

Dalam penyekatan yang dilakukan Senin malam, juga didapati dua kendaraan travel gelap yang membawa pemudik dari Cikarang. Travel gelap itu berisikan masing-masing tujuh orang penumpang asal Kabupaten Kuningan.

"Ada dua travel gelap yang terjaring penyekatan dan langsung ditindak. Masing-masing membawa tujuh penumpang asal Ciniru dan Maleber," kata Ipda Asep Hendra Padal Pos Penyekatan Tugu Ikan Sampora saat diwawancarai.

Menurutnya dua kendaraan travel gelap tersebut langsung ditahan dan dibawa ke Mapolres Kuningan. Sementara penumpangnya, dipindahkan ke kendaraan lain untuk dipulangkan ke tujuannya.

"Untuk penumpang dioper melalui kendaraan lain untuk dipulangkan ke tujuan masing-masing. Sementara travel gelap ini langsung dibawa ke Polres Kuningan," pungkas Asep.

(eva/eva)