Sidang Isbat Lebaran 2021 Digelar Besok, Ini Cara Menentukan 1 Syawal

Kristina - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 17:18 WIB
Petugas Masjid Al-Musyariin melihat posisi hilal (bulan sabit muda) menggunakan teropong untuk menentukan 1 Ramadhan 1441 H di Jakarta Barat, Kamis (23/4/2020). Berdasarkan pantauan hilal di beberapa daerah, Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada Jumat (24/4/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA/Sidang Isbat Lebaran 2021 Digelar Besok, Ini Cara Menentukan 1 Syawal
Jakarta -

Sidang Isbat penentuan Idul Fitri akan digelar pada 11 Mei 2021 dan akan dipimpin oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Lantas, bagaimana cara menentukan awal Syawal?

Merujuk pada Fatma Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah, penetapan didasarkan pada metode rukyah dan hisab.

Rukyah (rukyatul hilal) didefinisikan sebagai pengamatan hilal yang dilakukan pada 29. Apabila rukyah tidak berhasil dilihat karena hilal belum bisa dilihat atau adanya gangguan cuaca, maka penentuan awal bulan harus disempurnakan 30 hari (istikmal).

Penentuan hilal dipelajari dalam Ilmu Falak. Dalam Ilmu Falak, hilal merupakan bulan baru atau sabit pertama setelah ijtima'. Ijtima' merupakan konjungsi geosentris di mana posisi bumi dan bulan berada di bujur yang sama jika diamati dari bumi sesaat setelah matahari terbenam.

Dijelaskan lebih lanjut dalam kitab Ibnu Manzur "Lisan 'Arab", arti hilal adalah permulaan bulan yang terlihat oleh manusia di awal bulan tersebut. Hilal muncul dalam dua malam di setiap bulan.

Sementara itu, metode hisab merupakan penentuan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi hilal. Metode hisab dinilai bersifat ta'aqquili-ma'qul al-ma'na yang berarti dapat dirasionalkan, diperluas, dan dikembangkan. Kedua metode tersebut saling melengkapi.

Pada penentuan awal Syawal 1442 H ini, akan dilakukan pemantauan rukyatul hilal pada 88 titik. Di Jakarta, Kemenag akan memantau hilal di Gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta lantai 7, Masjid Al-Musyariin Basmol Jakarta Barat, Pulau Karya Kepulauan Seribu, dan Masjid KH Hasyim Asy'ari Jakarta Barat.

Sebelumnya, Kemenag telah menggelar sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1442 H. Adapun sidang Isbat akan diawali dengan pemaparan posisi hilal oleh tim Falakiyyah Kemenag.

Terkait sejarah sidang Isbat, pemerintah telah membentuk Badan Hisab Rukyat (BHR) sejak tahun 1972. BHR bertugas untuk melakukan pengkajian, penelitian, dan pengembangan yang berkaitan dengan hisab rukyat, serta pelaksanaan ibadah terkait arah kiblat, waktu sholat, awal bulan, waktu gerhana bulan, dan matahari.

Tonton juga Video: Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh Pada 13 Mei, Takbir-Salat Id di Rumah

[Gambas:Video 20detik]



(nwy/nwy)