Dimarahi Anies di Lapangan, Kenapa Ratusan ASN DKI Abaikan Instruksi?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 15:16 WIB
ASN di Balai Kota DKI Jakarta.
ASN di Balai Kota DKI Jakarta (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 239 ASN Pemprov DKI kena marah Gubernur Anies Baswedan gegara seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II. Pemprov DKI pun menjelaskan alasan anak buah Anies itu tak mematuhi instruksi.

"Ada beberapa yang kita tanyakan alasannya sakit, belum siap dokumennya, dan lain-lain," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta Maria Qibtya kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Maria mengatakan sanksi untuk masalah ratusan ASN mengabaikan instruksi ini masih dibahas.

"Terkait disiplin ada aturan tersendiri PP 53/2010, namun sanksi untuk masalah ini masih dalam bahasan tim," jelas Maria.

Maria mengatakan instruksi tersebut sifatnya wajib dilaksanakan. Dia menyebut ada 17 jabatan eselon 2 yang dilelang.

"Jadi mestinya yang memenuhi syarat wajib mendaftar. Ada 17 jabatan eselon 2 yang dilelang. Diminta semua yang memenuhi syarat untuk mendaftar. Nah, ini 239 tidak mendaftar," katanya.

Sebelumnya, Anies merasa malu lantaran ada instruksi yang tak dilaksanakan. Anies mengumpulkan anak buahnya yang bermasalah di lapangan Balai Kota.

"kita, saya dan Anda, berseragam, membawa perintah konstitusi di dalam sebuah birokrasi. Ketaatan terhadap perintah menjadi penting dan bila perintah tak bisa dilaksanakan, maka laporkan tak bisa dilaksanakan, bukan diam berharap tak jadi masalah. Ini masalah. Ini masalah Bapak-Ibu. Dan yang dikumpulkan di sini yang bermasalah," kata Anies.

Anies meminta kepada jajarannya agar seluruh instruksi dijalankan dengan baik. Anies sudah meminta Inspektorat DKI membuat daftar nama ASN yang bekerja tanpa memperhatikan instruksi.

Tonton juga Video: Soal PPDB DKI, Anies Tak Ingin Ada 'Hidden Privilege'

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)