Polda Metro Tunggu Pemprov DKI soal Pengamanan Wisata Saat Lebaran

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 14:37 WIB
Gedung Polda Metro Jaya
Gedung Polda Metro Jaya (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah tetap membuka tempat wisata selama libur Lebaran 2021. Polda Metro Jaya menunggu keputusan Pemprov DKI Jakarta untuk menentukan langkah-langkah terkait pengamanan tempat wisata.

"Pemerintah daerah ini yang punya kewenangan kebijakan apakah tempat pariwisata tetap dibuka. Kalau dibuka seperti apa, apakah mengikuti PPKM mikro, jam-jamnya juga atau kemungkinan tutup seperti tahun lalu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/5/2021).

Meski begitu, Yusri mengatakan pihaknya telah menyiapkan ribuan personel dalam mengamankan libur Lebaran tahun ini. Ribuan personel itu akan diturunkan mulai pengamanan salat Idul Fitri.

"6.992 personel yang kita turunkan untuk mengamankan mulai dari sebelum salat Id sampai pasca-salat Id," ujar Yusri.

Selain itu, Polda Metro Jaya mengantisipasi takbir keliling yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Polisi melarang takbir keliling digelar.

"Ada 17 checkpoint yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Untuk malam takbiran jalur yang sering dilewati biasanya oleh takbir-takbir keliling baik itu di wilayah polres-polres ini sudah diatur, dipetakan untuk dilakukan pengamanan di tempat tersebut," terang Yusri.

Polda Metro Jaya juga akan melakukan filterisasi kendaraan di beberapa titik. Filterisasi itu nantinya akan menyaring kendaraan yang berkonvoi melakukan takbir keliling.

Polisi akan memutar balik kendaraan yang konvoi melakukan takbir keliling. Adapun filterisasi kendaraan dilakukan di beberapa titik, seperti di Sudirman-Thamrin dan beberapa lokasi rawan lainnya.

"Contoh dari Bundaran Senayan ini sampai Harmoni kita filterisasi, kita jaga di masing-masing perempatan, kita filter. Jadi itu difilterisasi itu hal yang sekarang ini targetnya takbir keliling. Bagi yang berupaya melakukan takbir keliling akan kita cegat dan kita pulangkan," ungkap Yusri.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga akan berkoordinasi dengan para tokoh agama untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling tahun ini. Dia berharap warga mengikuti kebijakan yang telah dibuat pemerintah.

"Kita berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat atau agama di wilayah masing-masing untuk tidak melakukan kegiatan takbir keliling di jalanan. Cukup di wilayah hukum tempat masing-masing di masjid-masjid tidak lakukan takbir keliling," pungkas Yusri.

(ygs/mea)