detik's Advocate

Proyek Apartemen Mangkrak, Bagaimana agar Setop Cicilan Tak Kena Blacklist BI?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 07:55 WIB
Optimistis Pembangunan Apartemen di Luar Jakarta

Pekerja menyelesailan Topping off proyek apartemen
Progres pembangunan proyek properti apartemen Podomoro Golf View di Depok, Jawa Barat, Senin (23/10/2017). Harga hunian, khususnya apartemen di Jakarta yang semakin mahal menjadikan pengembang properti di sisi luar Jakarta optimis apalagi dengan keberadaan jalan TOL lingkar luar (JORR) dan LRT yang terus dikembangkan untuk sarana transportasi. Grandyos Zafna/detikcom

-. Pengembang PT Graha Tunas Selaras, entitas anak PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melakukan prosesi tutup atap atau topping off Tower Balsa. Ini merupakan menara kedua dari rencana 25 menara di atas lahan seluas hampir 60 hektare yang akan dibangun secara bertahap. Hunian terpadu yang akan terdiri dari sekitar 37.000 unit apartemen ini terintegrasi sistem kereta ringan atau LRT.
Advokat Putra Sianipar (dok.pri)
Jakarta -

Harapan memiliki apartemen idaman bisa sirna apabila proyek mangkrak. Dan ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga, konsumen masih harus menanggung cicilan tiap bulannya. Bila tidak maka ditakutkan kena blacklist Bank Indonesia (BI).

Kekhawatiran di atas diceritakan warga Jakarta Timur, A yang disampaikan kepada detik's Advcovate. A merupakan konsumen yang taat membayar cicilan apartemen yang sedang dipesannya. Tapi di sisi lain, pihak developer malah wanprestasi dengan membiarkan proyek apartemen terbengkalai.

Kesabaran A lama kelamaan habis. Sebab ia masih harus membayar cicilan per bulan, tapi apartemen idaman tidak ada progresnya. Di sisi lain, ia mau menyetop pembayaran tapi khawatir bila dirinya malah kena blacklist Bank Indonesia (BI). Di sini, konsumen menjadi terjepit dan serba salah. Maju kena, mundur kena. Simalakama.

Berikut pertanyaan A kepada detik's Advcoate:

Saya A, warga Jaktim. Saya kredit apartemen di kawasan Cibubur sejak 2018. Uang yang sudah masuk ke developer kurang lebih Rp 60 jutaan.

Tapi hingga waktu yang dijadwalkan, pembangunan apartemen mangkrak. Hingga saat ini belum ada kejelasan sampai kapan proyek dilanjutkan. Di sisi lain, saya masih berkewajiban membayar cicilan bulanan.

Pertanyaan saya:
1. Apakah saya boleh setop cicilan?
2. Bila setop cicilan, apakah nama saya masuk black list di BI dengan alasan nunggak kredit?
3. Bila nama saya masuk blacklist BI, apa yang harus saya lakukan untuk mencoretnya?
4. Apakah ada langkah lain agar saya bisa menghentikan kredit?
5. Bagaimana cara menarik kembali uang yang sudah disetor ke developer?

Terimakasih
Salam

Untuk menjawab permasalahan di atas, kami menghubungi advokat Putra Tegar Sianipar, S.H., LL.M. Berikut pendapat hukumnya yang bisa dibaca di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2