Round Up

Menanti Kejelasan Nasib 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 03:11 WIB
Angin kencang dan hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat sebagian huruf P di yang menempel di Gedung KPK Ambrol. Begini penampakannya.
Gedung Merah Putih KPK (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK untuk alih status menjadi ASN masih terus bergulir. Kejelasan nasib 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus TWK pun ditunggu-tunggu.

Kabar akan dinonaktifkannya 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK menyeruak usai beredarnya potongan Surat Keputusan (SK) pimpinan KPK tentang hasil asesmen TWK. SK itu telah ditandatangani Ketua KPK Firli Bahuri, namun tanpa ada tanggal penetapan keputusan tersebut.

Terdapat empat poin yang tercantum dalam SK tersebut. Berikut poin-poinnya:

Pertama, menetapkan nama-nama pegawai yang tersebut dalam lampiran surat keputusan ini tidak memenuhi syarat (TMS) dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi ASN.

Kedua, memerintahkan pegawai sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu agar menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsung sambil menunggu keputusan lebih lanjut.

Ketiga, menetapkan lampiran dalam keputusan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan ini.

Keempat, keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Beredarnya SK itu membuat Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri angkat bicara. Dia menyayangkan beredarnya potongan surat keputusan itu.

"Kami menyayangkan beredarnya potongan surat tersebut, karena secara kelembagaan, saat ini KPK sedang berupaya untuk menyelesaikan seluruh tahapan pengalihan pegawai KPK menjadi ASN dengan cermat agar bisa tepat waktu sesuai rencana," kata Ali kepada wartawan, Minggu (9/5/2021).

Selengkapnya simak di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2