Viral Pria Ajak Ramai-ramai Terobos Penyekatan Mudik, Polisi Turun Tangan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 17:12 WIB
Ilustrasi macet mudik malam hari
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Foto: dok detikcom)
Jakarta -

Beredar video yang menampilkan seorang pria mengajak masyarakat melakukan mudik. Polisi pun turun melakukan penyelidikan.

Dari video itu, terlihat pria tersebut duduk di dalam mobil sembari memangku anak kecil. Tampak seorang anak kecil lain di kursi belakang.

"Kepada saudara-saudaraku semua yang sedang mudik di mana pun antum berada, terus mudik. Harus bersama-sama, ramaikan di tempat penyekatan-penyekatan," ujar pria tersebut dari video beredar seperti dilihat pada Minggu (9/5/2021).

"Lawan, terobos mereka, pulang, jumpai orang tua, jumpai ibumu, jumpai ayahmu, jumpai anakmu, jumpai sanak saudaramu. Minta keampunan dari Allah SWT, minta kerelaan, minta keridhoan kedua orang tua. Jangan pernah takut dengan rezim setan iblis yang sudah dikuasai komunis. Mereka bekerja untuk komunis," tambahnya.

Setelah itu, dia berbicara mengenai Indonesia milik rakyat. Dia juga menyampaikan narasi mengenai toleransi dan menyebut 'mereka' ingin membungkam Islam.

"Jaga persatuan, pupuk persatuan, lawan rezim yang zalim ini. Terobos di mana semua tempat-tempat penyekatan, perbatasan-perbatasan. Indonesia milik kita, merdeka Indonesia dengan kalimat takbir. Allahuakbar. Kita sudah sangat toleransi, tetapi mereka tidak toleransi dengan kita, Islam. Mereka ingin membungkam Islam, ingin membunuh orang Islam, ingin menghilangkan agama Islam. Sebelum terlambat, bangkit, berjuang! Takbir, Allahuakbar!" ucap pria itu.

Mengenai video ini, Polri angkat bicara. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan polisi akan melakukan penyelidikan mengenai pria di video viral tersebut. Namun, Argo belum merinci apakah polisi sudah mengantongi identitas pria tersebut atau belum.

"Dilakukan penyelidikan (ke pria tersebut)," kata Argo saat dihubungi, Minggu (9/5/2021).

Diketahui, pemerintah melarang pelaksanaan mudik pada Lebaran 2021. Pada masa larangan mudik yang jatuh pada 6-17 Mei, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan ratusan titik penyekatan mudik 2021. Hal itu dilakukan untuk mengendalikan pergerakan masyarakat dan mencegah rantai penularan COVID-19.

Sebelumnya, Korlantas Polri menyiapkan 333 titik penyekatan mudik 2021. Namun kemudian ditambahkan menjadi 381 titik di sembilan provinsi.

Simak juga Video: Cerita Pemotor di Pos Penyekatan Karawang-Bekasi, Ingin Mudik Usai Di-PHK

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/imk)