BRI Ramadan Update

Khutbah Idul Fitri: Contoh Teks Lengkap dan Tuntunannya Menurut Rasulullah

Novia Aisyah - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 12:41 WIB
Tata Cara sholat Idul Fitri di rumah Berjamaah
Foto: Andhika A/detikcom
Jakarta -

Khutbah Idul Fitri hukumnya sunnah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat seorang khatib menyampaikan khutbah idul fitri.

Mengutip dari buku Tuntunan Puasa, Tarawih, dan Salat Idul Fitri karangan Hamka, disebutkan bahwa sebuah riwayat menceritakan, "Pertama kali Rasulullah SAW salat. Sesudah itu, beliau berpaling menghadap ke para jamaah. Para jamaah duduk dalam shaf mereka masing-masing. Waku itu, Rasulullah SAW memberi pengajaran pada mereka, memberikan nasihat-nasihat, anjuran, dan perintah. Apabila ketika baginda berkhutbah ada tentara yang akan disuruh pergi ke medan perang, mereka disuruhkan pergi."

Adapun beberapa kebiasaan atau tuntunan Nabi Muhammad SAW terkait dengan khutbah Idul FItri, masih menurut sumber yang sama.

Tuntunan Khutbah Idul Fitri

1. Rasulullah tidak mengharuskan jamaah untuk terus duduk mendengarkan khutbah beliau.

"Kami akan berkhutbah. Barangsiapa yang suka, hendaklah duduk mendengar khutbah, silakan duduk. Barangsiapa yang ingin hendak pergi, pergilah." (HR an-Nasa'i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

2. Khutbah hari raya cukup sekali

Imam an- Nawawi menegaskan bahwa dua kali khutbah pada hari raya bukanlah sebuah sunnah.

Ada pula sebuah riwayat yang bercerita bahwa setelah berkhutbah, Nabi Muhammad pergi ke shaf perempuan untuk memberikan nasihat di sana. Sedangkan di zaman sekarang, hal tersebut tak perlu dilakukan lagi karena sudah ada pembesar suara.

3. Khutbah yang benar dimulai dengan mengucapkan puji-pujian kepada Allah SWT

Memperbanyak bacaan takbir atau menyelang-nyeling bacaan takbir selama khutbah adalah sangat dianjurkan. Hal itu sangat baik untuk dilakukan di samping dengan mengucapkan puja pujian kepada Allah SWT.

Setelah mengetahui beberapa ketentuan khutbah Idul Fitri i menurut Nabi Muhammad SAW di atas, mari kita lihat contoh khutbah Idul Fitri secara lengkap.

Berikut contohnya menurut Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia:

IDUL FITRI DALAM KONDISI PANDEMIK COVID-19

Oleh Al Fitri, S.Ag., S.H., M.H.I.

(Ketua PA Tulang Bawang Tengah)

Khutbah I :

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُاللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

اَللهُ أَكْبَرُ ×9اَللهُ أَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لَاإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ اْلحَمْدُ
أَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ خَلَقَ الْإِنْسَانَ وَصَوَّرَهُ مِنَ الْعَدَمِ، وَقَدَّرَ رِزْقَهُ وَاَجَلَهُ وَعَلَيْهِ بِكَأْسِ الْمَنُوْنِ قَدْ حَكَمْ

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ شَهَادةً تُنْجِيْ قَائِلَهَا مِنَ الْاَلَمْ، وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ شَرَفَ اللهُ بِهِ الْمُرْسَلِيْنَ وَبِهِ خَتَمْ

وَ صَلَّ اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَ حَبِيْبِنَا الْمُصْطَفَى، مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الْهُدَى، الَّذِيْ لاَ يَنْطِقُ عَنْ الْهَوَى، إِنْ هُوَ إِلاَّ وَحْيٌ يُوْحَى، وَ عَلَى اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ أَهْلِ الصِّدقِ وَ الْوَفَا

أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ

قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِي

Bersyukur kita kepada Allah SWT, dengan mengucapkan Alhamdulillah, pada hari ini kita berada dalam suasana hari besar, hari perayaan, hari di mana kita kembali berbuka, yakni hari Idul Fitri. Suatu nikmat yang besar, kita dapat menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Bershalawat kita kepada Nabi Muhammad SAW, dengan mengucapkan Allahummashali 'ala saidina Muhammad semoga kita mendapatkan syafaatnya kelak di yaumil kiamah.

Untuk versi Khutbah Idul Fitri dalam Kondisi Pandemi COVID-19 lengkapnya, bisa dilihat di sini.

Itulah contoh khutbah Idul Fitri beserta tuntunannya menurut Nabi Muhammad SAW. Selamat berlebaran ya, detikers!

(erd/erd)