Fahri Hamzah soal Bipang Ambawang: 'Dapur' Presiden Nggak Beres

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 06:41 WIB
Fahri Hamzah
Fahri Hamzah (Foto: Wilda/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ramai dikritik karena video pidatonya yang mempromosikan bipang alias babi panggang Ambawang, khas Kalimantan Barat. Waketum Partai Gelora, Fahri Hamzah, lantas menunjuk dapur Jokowi yang tak beres.

Hal itu diungkapkan Fahri dalam cuitan di akun Twitternya yang diunggah Sabtu (8/5/2021). "Saya sering katakan, Dapur presiden nggak beres," demikian tertulis dalam cuitan tersebut.

Dihubungi lebih lanjut, Fahri mengungkap kalau yang dimaksud dapur itu adalah tim komunikasi inti Jokowi. Tim yang menulis naskah pidato Jokowi.

"Tim komunikasi yang inti, penulis pidato dan tim riset data," kata Fahri, ketika dihubungi.

Fahri mengatakan tim komunikasi itu harus segera mengklarifikasi dan minta maaf. Menurutnya hal ini merugikan Jokowi.

"Intinya harus ada klarifikasi segera. Tim penulis pidatonya minta maaf segera, kasihan presidennya," ujarnya.

Fahri menilai nama Jokowi akan rusak jika tim komunikasi kerap blunder. Hal ini menunjukkan gagalnya manajemen komunikasi.

"Itu hak presiden (untuk mengganti atau tidak). Tapi memang kebanyakan nama presiden rusak oleh gagalnya manajemen dapur" ujarnya.

Seperti diketahui, video pidato Jokowi yang mempromosikan bipang Ambawang khas Ambawang, Kalimantan Barat, viral di media sosial. Video tersebut disorot karena bipang dinarasikan sebagai babi panggang yang termasuk makanan haram bagi umat Islam.

Simak juga vdeo 'Deretan Kedatangan WNA di RI Saat Pengetatan-Larangan Mudik':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya

Selanjutnya
Halaman
1 2