Polisi Pantau Aktivitas Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara!

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 14:57 WIB
Lambang-lambang Kekaisaran Sunda Nusantara.
Logo Tentara Kekaisaran Sunda Nusantara. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Pihak kepolisian belum mengambil langkah hukum terhadap Rusdi Karepesina (55) soal Kekaisaran Sunda Nusantara. Sejauh ini polisi masih akan memantau aktivitas Rusdi Karepesina.

Rusdi Karepesina diketahui tinggal di daerah Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Polsek Duren Sawit sudah mencoba menemui Rusdi di rumahnya pada Kamis (6/5/2021) kemarin, setelah ramai isu Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Kemarin sih ke sana, tapi yang bersangkutan lagi nggak ada. Di situ juga sepi-sepi aja nggak ada yang gimana-gimana," kata Kapolsek Duren Sawit Kompol Rensa Sastika Aktadivia saat dihubungi detikcom, Jumat (7/5).

Tetapi sejauh ini polisi belum menerima laporan warga yang merasa resah dengan aktivitas Rusdi Karepesina yang mengaku sebagai jenderal tentara Kekaisaran Sunda Nusantara. Dari informasi warga, tidak ada kegiatan Rusdi Karepesina yang berkaitan dengan Kekaisaran Sunda Nusantara.

Meski begitu, Rensa menyebut pihaknya akan mendatangi Rusdi kembali untuk dimintai keterangan. Para warga sekitar juga baru mengetahui bahwa Rusdi sebagai anggota Kekaisaran Sunda ini dari media.

"Iya kita coba nanti minta keterangannya seperti apa saat yang bersangkutan bisa ditemukan. Sejauh ini tidak ada (laporan warga). Biasa aja cuman tahu tiba-tiba kok yang bersangkutan di jalan tol menggunakan nopol yang viral itu," ujar Rensa.

Lebih lanjut Rensa mengatakan akan mengawasi Rusdi Karepesina. Dia menyebut hal itu sebagai langkah antisipasi jika ke depan ada kegiatan dari Rusdi yang dinilai meresahkan warga.

"Saat ini pelanggarannya pelanggaran lalu lintas ya, dan juga untuk intinya belum melakukan pasal atau pidana lain. Kita tetap pantau monitoring tapi yang bersangkutan belum bisa dilakukan tindakan hukum atau melanggar pidana. Ini kita sambil pantau seperti apa," terang Rensa.

"Kita tetap antisipasi takutnya ada antipati dari warga atau bagaimana kemudian yang bersangkutan ada tindakan lain lagi kita monitoring ke depannya," sambungnya.

Nama Rusdi Karepesina mencuat dalam beberapa hari terakhir. Awalnya pria itu ditilang polisi pada Rabu (5/5) di Tol Cawang.

Saat ditilang, Rusdi tidak mampu menunjukkan surat-surat kendaraan yang resmi yang dikeluarkan oleh Polri. Rusdi justru mengeluarkan SIM dan STNK yang dikeluarkan versi dari Kekaisaran Sunda Nusantara.

Kepada polisi, Rusdi pun mengaku sebagai jenderal dari Kekaisaran Sunda Nusantara tersebut. Sementara Kekaisaran Sunda Nusantara itu dipimpin oleh panglima bernama Alex Ahmad Hadi Ngala yang berlokasi di Depok.

(ygs/mea)