Satgas Nemangkawi Ungkap Pemicu Kontak Tembak di Ilaga Papua

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 13:28 WIB
Suasana di Ilaga setelah kontak tembak (dok. Satgas Nemangkawi)
Suasana di Ilaga setelah kontak tembak (dok. Satgas Nemangkawi)
Jakarta -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang telah dinyatakan pemerintah sebagai teroris terlibat kontak tembak dengan personel TNI-Polri di Ilaga, Papua, kemarin. Satgas Nemangkawi menyebut kontak tembak dipicu serangan dari tiga kelompok teroris terhadap TNI-Polri.

"Kelompok teroris Legakak Telenggen, kelompok teroris Larie Mayu, dan kelompok teroris Mamboan," ujar Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudussy saat dimintai konfirmasi, Jumat (7/5/2021).

Iqbal mengatakan ketiga kelompok itu sengaja membuat teror di tengah-tengah masyarakat. Dia menegaskan ketiga kelompok itu yang lebih dulu menyerang personel TNI-Polri di sana.

"Mereka ini sengaja membuat teror di masyarakat. Kelompok mereka (yang menyerang duluan)," tuturnya.

Dia juga menjelaskan kondisi di Ilaga setelah kontak tembak. Iqbal menyebut masyarakat telah beraktivitas seperti biasa. Dia mengatakan personel TNI-Polri berada di lokasi untuk melindungi warga.

"Pascakontak tembak, masyarakat kembali beraktivitas dengan aman di bawah perlindungan TNI-Polri. Tidak ada pengungsi di Ilaga, yang ada adalah masyarakat mengamankan diri dari serangan KKB. Setelah aman masyarakat kembali beraktivitas," ucapnya.

Sebelumnya, kontak tembak antara TNI-Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali terjadi. Kali ini, kontak tembak terjadi di wilayah Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Iqbal mengungkapkan KKB yang berbuat ulah itu merupakan KKB wilayah Pegunungan Ilaga, Papua, yang kini tengah diburu. Kontak tembak berawal dari KKB yang melakukan penembakan ke arah aparat.

"Bahwa benar pada hari Kamis, 6 Mei 2021, pukul 19.07 WIT, telah terjadi kontak tembak antara TNI-Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak" ungkap Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5).

Simak video 'Polri Libatkan Densus 88 untuk Tumpas KKB Papua':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)