Penipuan Kedok Arisan Lebaran di Bekasi, Kerugian Ditaksir Capai Rp 1 M

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 12:54 WIB
Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Bekasi -

Kasus penipuan berkedok arisan Lebaran terjadi di daerah Wisma Jaya, Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur. Diperkirakan ada ratusan warga yang tertipu arisan Lebaran.

"(Korbannya) ada sekitar 300-500 orang. Ini perkiraan, ya," kata Kapolsek Bekasi Timur AKP Rusit Malaka saat dihubungi detikcom, Jumat (7/5/2021).

Rusit mengatakan arisan itu sebenarnya telah berlangsung sejak 5 tahun lalu. Dia menyebut korban mengikuti arisan itu tiap hari menyetorkan uang dengan jumlah bervariasi kepada ketua arisan, seorang perempuan inisial H.

"Jadi arisan itu per hari ada yang nyetor Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10 ribu," ujar Rusit.

Dari arisan itu seharusnya tiap mendekati Lebaran uang para anggota bisa dicarikan. Adapun arisan itu dicairkan dalam bentuk paket sembako Lebaran.

"Iya jadi tiap tahun tiap Lebaran itu diberi sembako. Tiap tahunnya selama 5 tahun berjalan. Tapi baru tahun ini ada penipuan," ungkap Rusdi.

Kasus penipuan yang dilakukan oleh H ini kemudian diketahui oleh anggotanya setelah diketahui tidak ada kejelasan pencairan uang arisan. Kepada anggotanya, H berkelit dan mengatakan uang para anggotanya itu hilang.

Warga pun sempat menggeruduk rumah H pada Kamis (6/5) malam. Takut terjadi hal tidak diinginkan, H kemudian dibawa ke kantor polisi.

Baru kepada petugas H mengakui telah melakukan penipuan kepada anggotanya. Dia menyebut uang anggotanya tidak hilang, namun dipakai untuk kepentingan pribadinya.

Dari pemeriksaan sejauh ini, diperkirakan total kerugian para anggota arisan itu mencapai hingga Rp 1 miliar. H pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

"Di laporan itu saya lihat (kerugian) Rp 950 juta, hampir Rp 1 M. Ini belum dirincikan, ya," pungkas Rusit.

(ygs/mea)