Viral Antrean Kendaraan Imbas Tol Layang MBZ Ditutup, Klakson Bersahutan

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 11:29 WIB
Tangkapan layar video macet di Tol Cikampek. Foto dari screenshot video Gus Miftah
Foto: Tangkapan layar video macet di Tol Cikampek
Jakarta -

Sebuah video memperlihatkan kemacetan diduga di Tol Cikampek membuat kendaraan tidak bergerak. Kepadatan itu disebut akibat ditutupnya Jalan Layang Tol Syeikh Mohammed Bin Zayed (MBZ).

Video berdurasi 14 detik itu memperlihatkan kendaraan di lokasi tidak bergerak akibat antrian panjang yang terjadi. Peristiwa itu disebut-sebut terjadi pada Kamis (6/5) malam.

Dari video, terlihat antrean panjang kendaraan, juga terdengar klakson bersahutan. Dimintai konfirmasi, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengaku akan mengecek terlebih dahulu kebenaran video tersebut.

"Nanti saya cek kebenarannya," kata Sambodo, Jumat (7/5/2021).

Namun Sambodo angkat suara perihal dugaan kepadatan itu imbas penutupan Tol Layang MBZ selama pelarangan mudik. Ada pertimbangan jalan layang Tol MBZ ditutup petugas pada 6-17 Mei mendatang.

Menurut Sambodo, penutupan Jalan Layang Tol MBZ dilakukan untuk memaksimalkan penyekatan di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Ini untuk mengefektifkan pemeriksaan di bawah. Kalau kita periksa di atas tidak ada tempat untuk diputarbalikkan," ujar Sambodo.

Dihubungi terpisah, Kasat Patroli Jalan Raya Polda Metro Jaya Kompol Akmal menambahkan kepadatan lalu lintas akibat penyekatan mudik menjadi hal yang lumrah terjadi. Meski begitu, pihaknya mempunyai prosedur terkait pembukaan kembali penyekatan mudik.

"Itu hal wajar kendaraan melambat karena penyekatan. Kami juga punya SOP antrean panjang diloskan," ujar Akmal.

"(Kebijakan penyekatan mudik dibuka) kalau ada antrian kendaraan maksimal 2 km," sambungnya.

Untuk diketahui, larangan mudik resmi berlaku pada 6-17 Mei 2021. Polisi menggelar razia di mana-mana. Kendaraan yang diduga membawa pemudik akan diminta putar balik.

Polisi telah melakukan penyekatan di beberapa ruas jalan untuk mencegah pemudik melintas. Pada hari pertama larangan mudik hingga Kamis (6/5) pukul 12.00 WIB, tercatat Polda Metro Jaya sudah melakukan tindakan terhadap seribuan kendaraan pemudik yang diminta putar balik.

"Dari pukul 00.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB siang tadi, total sudah 1.070 kendaraan diputar balik. Ini masih berlanjut terus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Polda Metro Jaya diketahui menyiapkan 31 pos pengamanan terkait larangan mudik Lebaran. Ada 17 pos checkpoint dan 14 pos penyekatan yang telah beroperasi sejak Kamis (6/5) dini hari.

Simak video 'Penyekatan Mudik Jalur Cibeet: 12 Mobil, 15 Motor Putar Balik!':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)