Round-Up

Mereka yang Masih Nekat Mudik Padahal Penyekatan di Mana-mana

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 06:49 WIB
Kebijakan larangan mudik lebaran 2021 resmi dimulai hari ini. Polda Metro Jaya pun melakukan penyekatan di sejumlah titik, salah satunya di Gerbang Tol Bekasi Barat.
Polda Metro Jaya pun melakukan penyekatan di sejumlah titik, salah satunya di Gerbang Tol Bekasi Barat. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Larangan mudik 2021 resmi berlaku sejak kemarin. Namun nyatanya, di hari pertama larangan itu masih ada yang nekat mudik padahal penyekatan ada di mana-mana.

Khusus di Jabodetabek sendiri ada 31 titik lokasi penyekatan. 14 di antaranya merupakan lokasi penyekatan, sedangkan 17 yang lain berupa check point. Selain itu didirikan juga 71 pos pengamanan.

Lokasi 31 titik penyekatan tersebut bukan cuma di jalur perlintasan kendaraan. Tapi juga di pusat rekreasi, mal, pasar, hingga pusat perekonomian lainnya.

Tapi rupanya, penyekatan itu masih dicoba buat 'dijebol'. Di hari pertama larangan mudik ini, sebuah truk muatan sayur diamankan polisi karena kedapatan membawa pemudik di Tol Cikampek.

Informasi itu disampaikan oleh Polda Metro Jaya melalui akun instagram resmi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro. Kejadian itu disebut terjadi di Gerbang Tol Cikarang Barat atau Km 31.

"1:51 #Polri amankan kendaraan Truk bermuatan sayur yang juga membawa Pemudik di KM 31 Tol Cikarang (arah ke Cikampek)," tulis TMC Polda Metro dalam ungahan akun instagramnya, Kamis (6/5/2021).

Dari foto yang diunggah, terlihat truk berisi berisi beberapa sayuran. Terlihat pula bungkusan-bungkusan kresek yang diikat.

Namun, ada beberapa orang yang menumpang di atas bak truk tersebut. Seorang polisi terlihat memeriksa salah seorang penumpang bak tersebut.

Para pemudi juga coba menuju ke kampung halaman dengan cara menyeberang via Pelabuhan Merak. Namun upaya itu juga gagal karena ada penyekatan.

Petugas di Pelabuhan Merak mulai menutup akses penyeberangan penumpang sejak pukul 00.00 WIB pada hari ini Kamis (6/5). Beberapa pemudik baik itu pejalan kaki dan pengendara motor dilarang memasuki pelabuhan akibat kebijakan larangan mudik.

Salah satu pemudik roda dua bernama Daryono mengaku geram begitu petugas melarang mereka memasuki area pelabuhan. Padahal ia sudah membeli tiket secara online agar bisa menyeberang ke Bakauheni.

"Tadi beli tiket online, tadi beli setengah jam setengah 12, tadi makan dulu, ternyata sudah kayak begini, bingung. Kenapa pendatang dari luar negeri boleh, peratuannya nggak jelas kadang-kadang," katanya.

Dia mengaku berangkat dari Cengkareng, Jakarta barat sekitar pukul 21.00 WIB menggunakan motor. Rencananya ia akan ke Lampung Tengah dan sudah ditunggu keluarga di sana. Karena terhambat, ia mengaku menunggu nasib mujur barangkali dibolehkan menyeberang.

"Gimana nanti, siapa tau ada mujur, kalau nggak bisa nyeberang terpaksa balik lagi," ujarnya.

Tonton video 'Akal Bulus Pemudik Jalan Tengah Malam Hindari Penyekatan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2