Larangan Mudik Berlaku, Stasiun KA Medan Tampak Sepi

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 15:44 WIB
Suasana di Stasiun KA Medan tampak sepi di hari pertama pemberlakuan larangan mudik (Datuk Haris/detikcom)
Suasana di Stasiun KA Medan tampak sepi di hari pertama pemberlakuan larangan mudik. (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Stasiun Kereta Api (KA) Medan, Sumatera Utara (Sumut), terlihat sepi pada hari pertama pemberlakuan larangan mudik. Namun stasiun ini tetap beroperasi untuk penumpang dengan kebutuhan yang telah ditentukan.

Pantauan detikcom, Kamis (6/5/2021), kondisi stasiun tidak terlalu ramai. Hanya beberapa penumpang yang terlihat. Mereka ada yang sedang mengurus semua administrasi perjalanan dan ada yang duduk menunggu proses keberangkatan.

Manajer Humas KAI Divre I Sumut Mahendro Trang Bawono mengatakan dalam masa larangan mudik ini pihaknya masih mendapatkan izin untuk mengoperasikan 3 rute KA.

"PT KAI Divre 1 sendiri, kami telah mendapatkan izin untuk mengoperasikan 22 perjalanan KA yang terdiri dari tiga nama KA. Jadi ada KA Srilelawangsa, relasi Medan-Binjai itu ada 18 perjalanan. Lalu ada KA Siantar Ekspres relasi Medan-Siantar itu ada 2 perjalanan. Lalu terakhir ada KA Putri Deli relasi Medan-Tanjung Balai itu juga ada 2 perjalanan," kata Mahendro kepada wartawan.

Dia mengatakan KA Srilelawangsa dan KA Siantar Ekspres masuk kategori KA perkotaan. Untuk itu, bagi perjalanan KA tersebut tidak memerlukan rapid test antigen ataupun surat izin.

"Untuk KA Srilelawangsa dan KA Siantar Ekspres ini dia masuk kategori KA perkotaan, jadi untuk persyaratan penumpangnya itu tidak memerlukan rapid test antigen maupun surat izin. Nah, tapi khusus yang KA Putri Deli karena dia termasuk kategori KA antarkota, bagi penumpang yang ingin menggunakan transportasi tersebut harus melengkapi persyaratan yang telah ditentukan," ucap Mahendro.

Selain itu, Mahendro menjelaskan, untuk hari pertama masa pelarangan mudik berlaku.

"Jumlah penumpangnya (KA Srilelawangsa) sendiri sampai pukul 10.00 WIB tadi, untuk keberangkatan itu ada sekitar 250 orang. Nah, khusus yang Putri Deli ini menurut data ada 80 yang akan melakukan perjalanan sedangkan yang sudah boarding itu baru 5. Lalu untuk KA Siantar Ekspres itu ada 27 orang yang sudah boarding baru 2," ucap Mahendro.

Mahendro mengaku pihaknya pun mengurangi pengoperasian perjalanan KA selama masa larangan mudik. Dia mengatakan KA Sribilah tidak dioperasikan pada 6-17 Mei.

"Jadi untuk total perjalanan yang kami operasikan, jika dibandingkan dengan hari biasa, dikurangi. Seperti KA Srilelawangsa yang hari biasanya itu ada 22 perjalanan mulai periode 6-17 Mei kami kurangi jadi 18 perjalanan. Lalu ada juga KA Putri Deli yang setiap harinya ada 6 perjalanan jadi 2 perjalanan. Kalau untuk lainnya seperti Siantar Ekspres tetap 2 perjalanan," sebut Mahendro.

Sementara salah satu penumpang tujuan Kisaran, Lela mengatakan dia akan berangkat dari Medan menuju ke Kisaran. Dia ke Medan untuk urusan pelatihan.

"Dari Medan ke Kisaran. Saya berhubung ada pelatihan di Medan. Kalau bagi saya ada dua, satu mungkin berpengaruh dan satunya lagi mungkin mereka yang biasa bebas jalan kan sekarang nggak. Tapi kan pemerintah buat itu kan untuk supaya tidak terjadi peningkatan COVID-19 atau adanya kluster baru. Kan menjaga itu. Kita tetap ikuti peraturan saja," ujar Lela.

Simak Video: Daftar KA Jarak Jauh yang Beroperasi Saat Larangan Mudik

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/jbr)