Dugaan Oknum Penyidik Minta Rp 5 M ke Walkot Cimahi Diusut KPK

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 15:25 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK memeriksa lima saksi terkait dugaan penyidik KPK yang meminta Rp 5 miliar kepada Wali Kota (Walkot) Cimahi Ajay M Priatna. Para saksi itu diperiksa untuk tersangka AKP Stepanus Robin Pattuju.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pemeriksaan itu dilakukan kemarin, Rabu (5/5/2021), bertempat di kantor Wali Kota Cimahi, Jalan Rd Demang Hardjakusumah, Jawa Barat. Kelima saksi tersebut hadir.

"Para saksi seluruhnya hadir memenuhi panggilan. Diperiksa dan dikonfirmasi, antara lain terkait pengetahuan para saksi mengenai adanya informasi dugaan pengurusan permasalahan hukum Ajay M Priatna oleh pihak yang mengaku penyidik KPK," kata Ali, kepada wartawan, Kamis (6/5).

Kelima saksi yang diperiksa itu adalah Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, Kepala Dinas PMPTSP Kota Cimahi Hella Haerani, dan Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi Ir Meity Mustika. Dua saksi lainnya adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Muhammad Roni dan Asisten Ekonomi pembangunan Kantor Walkot Cimahi Ahmad Nuryana.

Ali mengatakan keterangan lebih lanjut akan dituangkan di dalam BAP. Nanti para saksi tersebut akan disidangkan dalam Pengadilan Tipikor Bandung.

"Keterangan selengkapnya tentu telah tertuang secara lengkap di dalam BAP para saksi tersebut, yang akan dibuka di depan persidangan Tipikor," katanya.

KPK sebelumnya membantah dugaan oknum penyidik minta Rp 5 miliar ke Walkot Cimahi.

Baca di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2