Penahanan Ditangguhkan, Jumhur Hidayat Segera Keluar Bui

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 13:50 WIB
Jumhur Hidayat
Jumhur Hidayat saat sidang. (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh terdakwa ujaran kebencian Jumhur Hidayat resmi dikabulkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Jumhur akan segera keluar dari jeruji besi.

"Penangguhan penahanan terdakwa Jumhur Hidayat dikabulkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Sri Odit Megonondo melalui pesan singkat, Kamis (6/5/2021).

Odit menerangkan, jaksa penuntut umum (JPU) akan segera melaksanakan putusan hakim tersebut. "Jaksa penuntut umum segera akan melaksanakan penetapan hakim," tuturnya.

Sebelumnya, politikus Andi Arief, Fadli Zon, bersama 18 tokoh lain menjamin penangguhan Jumhur Hidayat. Mereka meminta Jumhur Hidayat dibebaskan.

"Jumhur Hidayat harus segera dibebaskan dari Rumah Tahanan Negara Bareskrim Mabes Polri," demikian keterangan tertulis LBH Jakarta, Senin (3/5).

Ada pun 20 tokoh nasional yang menjamin penangguhan itu ialah Jimly Asshiddiqie, Hamdan Zoelva, Rizal Ramli, Refly Harun, Ferry Joko Yuliantono, Akhmad Syarbini, Andi Arief, Ahmad Yani, Adhie M Marsadi, Ariady Achmad.

Kemudian, Abdul Rasyid, Paskah Irianto, Bambang Isti Nugroho, Harlans Muharraman Fachra, Rizal Darma Putra, Asrianty Purwantini, Rachlan S Nasihidik, Radhar Tri Darsono, Wahyono, dan Andrianto.

LBH Jakarta mengatakan pandangan dari beberapa saksi dalam persidangan, cuitan Jumhur Hidayat merupakan kritik biasa tidak mengandung SARA dan memiliki dampak. Untuk itu lah, LBH meminta Jumhur Hidayat dibebaskan.

"Oleh karenanya berdasarkan hal tersebut, sebanyak 20 tokoh nasional bersedia menjadi penjamin dalam penangguhan penahanan Jumhur Hidayat dan mendesak agar majelis hakim segera membebaskan Jumhur Hidayat," ujarnya.

(whn/imk)