Kala Orang Antimasker di Surabaya dan Bekasi Dinobatkan Jadi Duta Masker

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 11:28 WIB
Kini, Roni memasangkan masker ke Nawir sebagai simbol keduanya telah berdamai.
Nawir dijadikan duta masker (Isal/detikcom)
Jakarta -

Masih ada beberapa orang yang menolak memakai masker sebagai bagian dari protokol kesehatan COVID-19. Namun pada akhirnya mereka mau memakai masker dan dinobatkan menjadi duta masker.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari belakangan ini ada beberapa orang yang viral karena menolak memakai masker. Di Bekasi, ada pemuda bernama Nawir yang bahkan secara kasar menarik masker seorang jemaah masjid bernama Roni Oktavian.

Video masker Roni direbut dan dibanting dibagikan akun Twitter @kurawa seperti dilihat pada Selasa (4/5). Di unggahan nomor 12, dia menyertakan video masker Roni Oktavian direbut pemuda berbaju merah yang disebut bernama Nawir. Keduanya terlibat ketegangan terlebih dahulu.

"Mau lu apa! Buka masker apa susahnya!" kata pemuda yang disebut bernama Nawir itu sembari menunjuk-nunjuk Roni.

"Lu percaya nggak ama Al-Qur'an, gua tanya, lu percaya nggak sama ayat Qur'an?" cecar Nawir.

Di tengah keributan itu, ada pemuda berbaju batik lengan pendek dengan tas di dadanya yang mencoba menengahi. Masker sempat menggantung di dagu pria itu. Dia menahan Nawir yang terus maju ke arah Roni Oktavian. Namun Nawir tetap membentak-bentak Roni. Nawir kembali menunjuk-nunjuk Roni.

"Mau lu apa? Kalau lu nggak mau, keluar! Lu ikutin peraturan di sini!" ujar Nawir.

Kompol Agus Rohmat mengatakan peristiwa jemaah Masjid Al Amanah, Medan Satria, Kota Bekasi, dilarang menggunakan masker itu terjadi pada 27 April 2021. Roni disebut hendak salat Zuhur, tapi pengurus masjid melarang penggunaan masker. Menurutnya, kejadian itu sudah dimediasi.

Bahkan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyayangkan ada masjid yang melarang penggunaan masker. Tri berharap kejadian seperti ini tidak terulang. Dia memastikan seluruh warga berhak melakukan ibadah tanpa perbedaan di masjid.

Namun, pada akhirnya aksi kasar Nawir itu dimaafkan Roni. Pada Rabu (5/5) Roni berdamai dengan Nawir.

"Kita sebagai umat marilah berlapang dada, seperti halnya memang kita mengikuti hadis atau apa sifat nabi kita Muhammad SAW. Marilah kita berlapang dada, saling memaafkan, dan Mas Nawir juga dan beserta pengurus masjid ini sudah mengakui akan kesalahannya," kata Roni kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Roni mengatakan penerapan protokol kesehatan di Masjid Al Amanah jauh dari ketentuan pemerintah. Meski begitu, Roni sudah memaafkan perlakuan kasar Nawir.

Roni kemudian memberikan bantuan berupa 2 dus masker. Sebagai simbol, Roni lalu memasangkan masker ke Nawir.

Roni pun memberikan pilihan kepada Nawir. "Mas ada dua pilihan, Mas Nawir milih saya (meneruskan kasus terkait masker) secara hukum atau Mas Nawir akan menjadi duta masker prokes yang akan jalankan, tidak hanya masjid, tapi Indonesia?" tanya Roni.

"Duta prokes, sumpah, demi Allah," jawab Nawir memilih menjadi duta masker alias duta prokes COVID-19.

Simak video 'Diamankan, Pria yang Bodoh-bodohkan Pengunjung Mal Bermasker Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]