Cegah Warga Mudik, Polda Kalteng Bangun 7 Posko Penyekatan

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 10:12 WIB
Polda Kalteng
Foto: dok. Polda Kalteng
Jakarta -

Dalam rangka pengamanan dan pelarangan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Operasi Ketupat Telabang 2021 selama 12 hari bersama Polres dan jajarannya.

Operasi tersebut diawali pelaksanaan apel yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran di lapangan Mapolda setempat Jalan Tjilik Riwut Km 1 Palangka Raya, Rabu (5/5) sore.

Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan pengamanan lebaran dengan turut melibatkan personel TNI-Polri, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja, BNPB, Tenaga Kesehatan dan Saka Bhayangkara.

"Dengan digelarnya apel serentak di seluruh Polres jajaran Polda Kalteng, diharapkan dapat memaksimalkan Operasi Ketupat Telabang yang akan berjalan selama 12 hari ke depan," ujar Dedi dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021).

Dedi menambahkan operasi ini dimulai 5 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021. Dia mengatakan, pihaknya juga mendirikan 15 Posko Pelayanan dan Pengamanan Operasi Ketupat yang tersebar di seluruh Polres jajaran Polda Kalteng.

"Kita juga telah mendirikan tujuh posko penyekatan antar provinsi yang berada di Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara," terangnya.

Diungkapkan Dedi, apabila ditemukan masyarakat yang nekat melakukan mudik maka akan diminta untuk putar balik.

"Apabila kami menemukan ada masyarakat yang nekat mudik, maka kami tidak segan-segan untuk memerintahkan putar balik. Hal ini kami lakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19," tutupnya.

Simak video '30 Menit Larangan Mudik Diberlakukan, 7 Kendaraan Diputar Balik':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)