Pemerintah Diminta Kurangi Alih Fungsi Lahan Pertanian

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 09:53 WIB
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan meminta pemerintah lebih berhati-hati dalam mengelola lahan pertanian di Indonesia. Pasalnya, luasan lahan pertanian dari tahun ke tahun berkurang signifikan dan berpotensi mempengaruhi kondisi pangan di Indonesia.

Syarief mengatakan, berdasarkan data dari Badan Pertanahan Nasional terjadi pengurangan luasan lahan pertanian yang cukup besar hingga 287 ribu hektare selama tujuh tahun terakhir, sehingga menjadi kendala dalam mencukupi kebutuhan pangan nasional.

Dia menilai, hal ini dikarenakan kurangnya pemberian pemahaman kepada masyarakat dalam menjalankan aturan tentang perlindungan tanah pertanian berkelanjutan.

"Pemerintah harusnya memasifkan komunikasi dengan masyarakat sehingga meminimalisir alih fungsi lahan pertanian," ungkap Syarief dalam keterangannya, Kamis (6/5/2021).

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menyebut kebanyakan lahan pertanian dialihfungsikan menjadi perumahan-perumahan di daerah-daerah.

"Kalau kita berkunjung ke daerah-daerah, perumahan-perumahan yang baru bermunculan sebagian besar dulunya adalah lahan pertanian," tuturnya.

Menurut Syarief pemerintah seharusnya mempertimbangkan pemberian izin pembangunan perumahan-perumahan yang dialihfungsikan dari lahan pertanian. Terlebih, organisasi pangan dunia telah beberapa kali mengimbau terkait potensi kelangkaan pangan di masa depan.

Hal itu juga diamini oleh Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu yang menyebutkan alih fungsi lahan menjadi ancaman serius bagi ekosistem pertanian Indonesia di masa depan.

"Hal ini penting untuk meminimalisir pengalihfungsian lahan pertanian menjadi perumahan-perumahan," terangnya.

Politisi Senior Partai Demokrat ini pun mengingatkan, jumlah penduduk Indonesia bertambah dari tahun ke tahun.

"Pemerintah harus memikirkan kondisi di mana jumlah penduduk semakin bertambah, namun lahan pertanian sebagai sumber pangan utama semakin berkurang," tandasnya.

Simak video 'Abrasi Pantai di Indramayu Ancam Rusak Lahan Pertanian':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)