Fakta-fakta Kesawan 2 Kali Bikin Gubsu Geram hingga Ditutup Sementara

ADVERTISEMENT

Round-Up

Fakta-fakta Kesawan 2 Kali Bikin Gubsu Geram hingga Ditutup Sementara

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 08:11 WIB
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melarang warganya melakukan mudik lokal Sumut. Dia mengatakan ada penyekatan di setiap perbatasan antarkabupaten/kota di Sumut.
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Pemko Medan menutup sementara kawasan Kesawan City Walk menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Kawasan wisata kuliner ini sempat dua kali bikin Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi geram.

Kesawan City Walk terletak di pusat Kota Medan. Ada sejumlah bangunan bersejarah, seperti Rumah Tjong A Fie hingga Gedung London Sumatera, yang ada di sekitar Kesawan City Walk, Jalan Ahmad Yani, Medan.

Keberadaan kawasan wisata kuliner di Kesawan ini menjadi salah satu program andalan Wali Kota Medan Bobby Nasution dan selalu ramai sejak mulai diluncurkan. Keramaian serta jam tutupnya yang lewat dari batas aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat pandemi Corona menjadi pemicu Edy geram.

Berikut fakta-fakta kawasan Kesawan yang bikin Edy geram:

1. Masuk Program Prioritas Bobby

Penataan kawasan Kesawan sering disampaikan Bobby sejak masa kampanye. Setelah terpilih, dia mengatakan penataan kawasan Kesawan menjadi pusat wisata kuliner merupakan prioritasnya.

"Saya berharap, dari 15 ranperda ini ke depannya, apa pun yang diusulkan ini sesungguhnya untuk bisa mencapai 5 target utama kami Pemerintah Kota Medan yakni di bidang kesehatan, kebersihan, perbaikan infrastruktur, bagaimana kawasan Kesawan bisa kita jadikan salah satu tempat terwujudnya cita-cita Kota Medan The Kitchen of Asia, dan permasalahan banjir yang harus kita selesaikan," ujar Bobby dalam rapat di DPRD Medan, Senin (8/3).

Untuk mewujudkan program prioritasnya itu, Bobby juga telah memerintahkan anak buahnya membongkar bangunan ilegal di kawasan tersebut. Kawasan wisata kuliner Kesawan kemudian diluncurkan pada 28 Maret 2021. Bobby menamai kawasan ini sebagai 'The Kitchen of Asia'.

2. Gubsu Edy Geram-Panggil Bobby soal Kesawan

Gubsu Edy setidaknya dua kali menegur Pemko Medan gara-gara masalah kawasan Kesawan. Menurut Edy, kawasan tersebut melanggar aturan soal PPKM.

Teguran pertama disampaikan Edy pada Senin (19/4/2021). Saat itu, Edy mengatakan akan memanggil Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait keramaian di kawasan Kesawan.

Suasana Kesawan Medan pada Sabtu (17/4) malamSuasana Kesawan Medan pada Sabtu (17/4) malam

"Hari ini dirapatkan dengan Kota Medan, hal itu akan kita pertanyakan kenapa," ucap Gubsu Edy di rumah dinas Gubernur, Medan.

Dia menilai kawasan Kesawan melanggar aturan PPKM karena tetap buka hingga pukul 24.00 WIB. Dalam aturan PPKM mikro yang dikeluarkan Edy, tempat usaha hanya boleh buka hingga pukul 21.00 WIB.

"Itu penyelenggaranya harus bertanggung jawab karena aturan sudah kita buat, aturan itu untuk dipatuhi," tutur Edy.

3. Bobby Beri Penjelasan, Pastikan Kesawan Patuhi PPKM

Bobby memberi penjelasan ke Edy soal masalah Kesawan. Dia menegaskan jam tutup kawasan Kesawan bakal menyesuaikan dengan aturan PPKM.

Bobby mengatakan jam operasional di kawasan Kesawan berbeda saat akhir pekan. Dia mengatakan hal itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Medan Nomor 27 Tahun 2020.

"Jam buka pada weekend itu kami mengikuti Perwal Nomor 27," ucap Bobby di rumah dinas Gubsu, Medan, Rabu (21/4/2021).

Perwal yang dimaksud Bobby ini berisi tentang pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi virus COVID-19. Dalam Perwal itu dijelaskan tempat usaha buka hingga pukul 22.00 WIB pada Senin-Jumat. Sedangkan pada Sabtu, Minggu, dan libur buka hingga pukul 24.00 WIB.

Dia mengatakan pihaknya akan menyesuaikan aturan dengan Instruksi Gubernur Sumut tentang PPKM. Jam operasional di Kesawan akan berakhir hingga pukul 22.00 WIB meski di akhir pekan.

Lihat juga video 'Purwakarta Akan Membuka Seluruh Tempat Wisata Usai Lebaran':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT