Cerita Orang Gagal Mudik Karena Disekat di Pelabuhan Merak

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 03:38 WIB
Pemotor yang gagal mudik karena penutupan Pelabuhan Merak.
Foto: Bahtiar/detikcom
Cilegon -

Petugas di Pelabuhan Merak mulai menutup akses penyeberangan penumpang sejak pukul 00.00 WIB pada hari ini Kamis (6/5). Beberapa pemudik baik itu pejalan kaki dan pengendara motor dilarang memasuki pelabuhan akibat kebijakan larangan mudik.

Salah satu pemudik roda dua bernama Daryono mengaku geram begitu petugas melarang mereka memasuki area pelabuhan. Padahal ia sudah membeli tiket secara online agar bisa menyeberang ke Bakauheni.

"Tadi beli tiket online, tadi beli setengah jam setengah 12, tadi makan dulu, ternyata sudah kayak begini, bingung. Kenapa pendatang dari luar negeri boleh, peratuannya nggak jelas kadang-kadang," katanya kepada detikcom.

Ia mengaku berangkat dari Cengkareng, Jakarta barat sekitar pukul 21.00 WIB menggunakan motor. Rencananya ia akan ke Lampung Tengah dan sudah ditunggu keluarga di sana. Karena terhambat, ia mengaku menunggu nasib mujur barangkali dibolehkan menyeberang.

"Gimana nanti, siapa tau ada mujur, kalau nggak bisa nyeberang terpaksa balik lagi," ujarnya.

Pemudik lain bernama Adit dari Depok juga sama tertahan begitu masuk ke pelabuhan setelah lewat tengah malam.

"Tadi jam setenah delapan dari Cilodong, di sana hujan, kalau udah begini paling balik lagi," katanya kebingungan.

Beberapa pengendara motor terlihat masih menunggu di sekitar pelabuhan berharap masih bisa dibolehkan menyeberang. Kebanyakan dari mereka membawa barang-barang bawaan.

"Saya dari Cengkareng jam 9 dari sana, sampe sini udah begini, nyampe ke Merak dah dikepung begini, tau lah," kata pemudik bernama Nizar yang kesal.

(bri/aik)