detikcom Do Your Magic

Taman di Jembatan Kota Paris Jakpus Ditargetkan Rampung 2 Minggu

Rakha Arlyanto - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 13:09 WIB
Pengerjaan taman di Jembatan Kota Paris, Johar Baru, Jakarta Pusat.
Proyek pembangunan taman di Jembatan Kota Paris, Johar Baru. (Rakha Arlyanto/detikcom)
Jakarta -

Pembangunan taman di Jembatan Kota Paris di Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus), mulai dikerjakan hari ini. Penataan area jembatan diperkirakan selesai dalam waktu dua minggu.

Koordinator petugas Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakpus, Bowo, mengungkapkan, pembangunan taman di area jembatan ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu.

"Sekitar 2 minggu. Ini kan mau dirapikan, karena nanti akan dibangun taman. Belum lagi mulai ngangkutin tanah di sini," katanya kepada detikcom di lokasi, Selasa (4/5/2021).

Rencananya taman tersebut ditanami berbagai macam tumbuhan dan bunga. Di sisi jembatan juga akan dibangun dinding pembatas setinggi 50 sentimeter.

Warga juga dipastikan tidak akan dapat melintas taman tersebut karena di kedua sisinya akan dipasang pergola.

Di sekitar kawasan jembatan juga akan dilakukan penataan. Sejumlah petugas dari Sudin Binar Marga Jakpus sudah mulai membongkar trotoar. Rencananya sekitar jembatan akan dijadikan lapangan bulutangkis.

"Akan dibangun lapangan bulutangkis di sini. Sama area bermain anak," ujar koordinator petugas Sudin Binar Marga Jakpus Fathur kepada detikcom.

Pengerjaan taman di Jembatan Kota Paris, Johar Baru, Jakarta Pusat.Pengerjaan taman di Jembatan Kota Paris, Johar Baru, Jakarta Pusat. (Rakha Arlyanto/detikcom)

Untuk diketahui, Camat Johar Baru Nurhelmi Savitri, proyek pembangunan taman merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk meredam aksi tawuran di Johar Baru. Selain menutup akses tawuran, pemerintah juga mulai memperketat penjagaan wilayah.

"Penjagaan terutama di malam libur. Setiap malam selalu ada kegiatan cipta kondisi oleh tiga pilar (TNI, Polri, pemerintah daerah) dan ormas keliling membubarkan kerumunan dan hal-hal yang mencurigakan terjadinya tawuran," katanya.

(aik/aik)