Round-Up

Urusan TikTok Ratu Entok Hina Perawat Belum Mentok

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 23:02 WIB
DPRD Medan mempertemukan Ratu Entok dengan pengurus PPNI Medan. DPRD Medan berharap kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Ratu Entok diselesaikan secara damai (Datuk Haris/detikcom)
Foto: DPRD Medan mempertemukan Ratu Entok dengan pengurus PPNI Medan. DPRD Medan berharap kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Ratu Entok diselesaikan secara damai (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Aksi Ratu Entok di TikTok berbuntut panjang. Ratu Entok yang dinilai melecehkan profesi perawat dilaporkan ke polisi.

Ratu Entok adalah nama akun TikTok Irfan Satria Putra. Dirangkum detikcom, Senin (3/5/2021), dalam posting-annya, Ratu Entok menyinggung perawat yang dipukul seorang pria.

Dia tidak menyebutkan di mana peristiwa itu. Tapi dia mengatakan peristiwa tersebut terjadi karena si pria marah infus anaknya yang dirawat lepas.

"Nggak tahulah ya mungkin bapak itu sangat sayang sama anaknya, ya namanya kita lagi kondisi sakit, infus putus ya mungkin bapak itu silap," kata Ratu Entok dalam video itu.

Ratu Entok mengatakan peristiwa itu merupakan peringatan besar kepada perawat Indonesia. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi karena banyak perawat yang sombong saat merawat, khususnya pasien yang menggunakan kartu BPJS.

"Ini pukulan besar untuk semua perawat perawat karena selama ini kalian banyak yang sombong, banyak yang lantam, apalagi kalau merawat dari orang-orang miskin, dari BPJS, dari pakai surat miskin, dari pakai surat KIS," ucapnya.

Tak hanya menyebut sombong, Ratu Entok juga menyebut ada perubahan dari wajah perawat jika merawat pasien yang menggunakan BPJS. Dia menyebut perawat sibuk main ponsel saat merawat pasien BPJS.

"Muka perawat kayak tong sampah, malam hari tidur ngorok, chat-an sama jantannya, teleponan sama jantannya, kita merawat sendiri anak kita, keluarga kita dalam ruangan," ujar Ratu Entok dalam video.

Simak selengkapnya ratu entok dilaporkan ke polisi di halaman berikutnya.