Deretan Aksi Danny Pomanto Copot Lurah hingga Ngamuk di Mal Makassar

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 02:56 WIB
Danny Pomanto jadi saksi sidang gugatan eks camat-lurah ke Pj Walkot Makassar (Amang-detikcom)
Foto: Danny Pomanto (Amang-detikcom)
Jakarta -

Wali Kota Makassar Moh Ramadhan 'Danny' Pomanto kerap melakukan aksi hingga melontarkan pernyataan yang menyita publik. Aksi Danny Pomanto yang menarik perhatian publik dari ancaman mencopot lurah hingga ngamuk di mal Makassar.

Dirangkum detikcom, Minggu (2/5/2021), aksi Danny Pomanto dimulai dari nonaktifkan 5.000 RT/RW karena dugaan sabotase, copot lurah yang menghina dirinya, bakal copot lurah-camat, hingga ngamuk di mal. Berikut aksi Walkot Makassar Danny Pomanto:

1. Nonaktifkan 5.000 RT/RW

Danny Pomanto mengevaluasi sekitar 5.000 pengurus RT/RW yang ada di Kota Makassar. Dia menyebut evaluasi ini dengan istilah resetting, sebab ada pengurus RT/RW yang tidak menjalankan program 'Makassar Recovery'.

"Jadi bukan penonaktifan tapi resetting, di-hold dulu semua, dimatikan dulu semua, baru evaluasi, mereka juga akan dievaluasi, baru kita angkat dengan perjanjian visi-misi baru tentang banyak perubahan RT/RW yang harus dia lakukan," kata Danny kepada wartawan, Kamis (8/4/2021).

Agenda resetting ini, kata Danny, harus dilakukan mengingat pihaknya tengah menjalankan program Makassar Recovery untuk mengatasi masalah pandemi COVID-19, perpajakan digital berbasis kelurahan. Namun Danny menyebut ada beberapa pengurus RT/RW yang dianggapnya hendak mensabotase program ini.

"Supaya jangan ada politik, supaya yang kena virus pandemi kita vaksinasi, kita vaksinasi yang kena virus pato-toai (mengejek). Ada orang yang mau mensabotase Makassar Recovery. Tidak semua memang. Mumpung ada sebab itu, kita resetting barang-barang ini," terangnya.

2. Lurah Pandang Dicopot

Danny Pomanto mencopot Lurah Pandang Muhammad Nawir karena dinilai telah menghinanya di media sosial. Nawir menerima putusan pencopotan dirinya dan mengaku hanya mengkritik dan membawa aspirasi RT/RW Makassar yang dinonaktifkan Danny.

Pencopotan terhadap Nawir dilakukan setelah dia diperiksa oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar. Saat diperiksa, Nawir mengaku telah melakukan penghinaan kepada Danny.

"Diperiksa benar terbukti menghina dan dia mengakui. Itu terkait dengan percakapan grup WA yang mengarah ke Pak Wali, harusnya tidak layak sebagai seorang pegawai, menghina dengan kata berbohong, pembohong dan itu tidak boleh begitu," ujar Plt Sekretaris BKD Kota Makassar Munandar dalam keterangannya, Rabu (14/4/2021).

Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Ibnu Munsir/detikcom). Foto: Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Ibnu Munsir/detikcom).

Danny Pomanto menegaskan aksi yang dilakukan Nawir menunjukkan perlunya penataan ulang atau resetting di lingkup Pemkot Makassar. Dia menilai pemerintahan harus segera ditata ulang agar jajaran mendukung programnya.

"Jadi inilah bentuk bobroknya pemerintahan di bawah dan harus di-resetting. Bisa dibayangkan bawahannya wali kota, lurah bilang wali kotanya kayak begitu di media sosial dan dia mengakui," kata Danny saat dimintai konfirmasi.

3. Bakal Copot Seluruh Camat-Lurah

Danny Pomanto akan mengganti seluruh jajaran camat hingga lurah setelah dia akan menonaktifkan seluruh RT/RW. Sebabnya, Danny melihat banyak temuan terkait kinerja rendah hingga program penanganan COVID yang tidak didukung.

"Alasannya banyak (sehingga seluruh camat dan lurah diganti). Pertama, banyak temuan, kinerja rendah, tidak respons, dan tidak peduli masyarakat, banyak sebabnya. Terus tidak mendukung program (penanganan COVID) Makassar Recover," kata Danny kepada detikcom, Kamis (15/4/2021).

Lebih khusus Danny menyoroti sejumlah oknum camat dan lurah yang tidak mendukung program Makassar Recover untuk menekan angka penularan COVID-19. Padahal instruksi itu sudah turun langsung dari Presiden Joko Widodo.

"Kemarin juga kan ada arahan Presiden, jelas sekali kan, ada refocusing, itu kan perintah negara, terus COVID jangan lengah (diatasi), itu kan program Pak Presiden. Nah, ini dia tidak mendukung," ujarnya.

Tonton video 'Walkot Makassar Ngamuk di Mal, Lihat Kerumunan Tanpa Prokes':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2