Polisi Pulangkan 22 Orang Diduga Anarko yang Diamankan Saat Demo Buruh

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 09:23 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus
Kombes Yusri Yunus (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap 22 orang yang diduga sebagai anggota kelompok anarko di demo peringatan May Day di depan kantor Indonesia Labour Organization (ILO), Thamrin, Jakarta, kemarin. Namun puluhan orang yang diduga sebagai anarko itu kini telah dipulangkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjabarkan awalnya, ada 22 orang yang diamankan di Polda Metro Jaya. Kemudian, lanjut Yusri, dari 22 orang itu dilakukan tindakan preventif dan dilakukan swab antigen.

"Jadi gini, dari 22 tadi itu mengerucut kan diduga anarko, diamankan karena kan pada saat itu mau gabung dengan kelompok buruh. Kemudian diamankanlah untuk preventif kita pencegahan kita, diamankan ke Polda Metro Jaya, didatakan di-swab antigen, kemudian dari ke-22 itu 8 yang dicurigai anarko, yang lain dipulangkan, setelah itu yang ke-8 orang itu didatakan lagi diulang semuanya termasuk handphone-handphone-nya juga sama," kata Yusri kepada wartawan, Minggu (2/5/2021).

Dari 22 orang itu, ada 8 orang yang diduga masuk pusaran kelompok anarko. Dari pemeriksaan polisi, dua di antaranya merupakan kelompok ekstremis anarko. Hal itu ditunjukkan lewat lambang anarko di aplikasi perpesanan gawai mereka.

"Ditemukan 8 orang itu mengerucut lagi 2 orang yang memang agak sedikit dari hasil pemeriksaannya itu ditemukan ada bendera anarkonya, kemudian juga ada lambang anarko di handphone-nya grupnya dia," imbuhnya.

Yusri menerangkan, 22 orang itu diberi edukasi oleh pihak kepolisian. Mereka pun kini telah dipulangkan ke rumah masing-masing.

"Yang ekstrem yang bisa diketemukan, sebenarnya 8 orang, mereka itu. Nah, 2 orang ini yang bisa dibuktikan tapi kita pulangkan setelah kita lakukan edukasi," tuturnya.

Diketahui, puluhan orang diduga kelompok anggota anarko di demo peringatan May Day di depan kantor ILO, Thamrin, Jakarta diamankan polisi. Mereka diduga hendak merusuh di demo Hari Buruh.

"Dua puluh dua orang anak anarko diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (1/5).

Menurut Yusri, anarko ini bergabung dengan kelompok massa buruh.

"Iya, itu di ILO mau bergabung dengan kelompok buruh-buruh," ucapnya.

"Mereka biasa diduga ada indikasi buat kerusuhan," ujar Yusri.

Massa buruh diketahui berunjuk rasa memperingati May Day atau Hari Buruh 1 Mei di tiga titik, yakni di Patung Kuda, depan kantor ILO, dan depan gedung MK. Ada sejumlah tuntutan yang disuarakan oleh massa buruh, salah satunya terkait UU Cipta Kerja.

Wakil Presiden KSPI Riden Hatam Aziz mengatakan, selain turun ke jalan untuk demo, pihaknya hari ini akan menyampaikan petisi protes mereka terkait UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Istana Negara. Riden mengklaim pihaknya nantinya akan diterima oleh perwakilan Kantor Staf Presiden (KSP).

"Info yang kami dapat Sekjen yang akan menerima, selesai di MK kami akan ke Istana Negara di Istana Negara kami dapat konfirmasi Insyaallah bisa diterima KSP. Kami hormati nggak ada dialog kami sampaikan petisi kami terhadap UU Nomor 11 Tahun 2020," kata Riden di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5).

Simak juga 'Demo Buruh, Sejumlah Remaja Diamankan Polisi di Patung Kuda!':

[Gambas:Video 20detik]

(whn/knv)