Wanita di Makassar Dirampok Oknum Ojol Lalu Diceburkan ke Kanal

Reinhard Soplantila, Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 15:44 WIB
Tim Jatanras Polrestabes Makassar menangkap seorang pengendara ojek online (ojol) yang membegal penumpangnya berjenis kelamin wanita.
Tim Jatanras Polrestabes Makassar menangkap seorang pengendara ojek online yang membegal penumpang wanitanya. (Reinhard Soplantila/detikcom)
Jakarta -

Tim Jatanras Polrestabes Makassar menangkap Allink (24), seorang pengendara ojek online (ojol) yang membegal penumpang wanitanya. Selain menodongkan senjata tajam dan merampas ponsel korban, pelaku diketahui menceburkan korban ke sebuah kanal.

Peristiwa itu diketahui terjadi saat korban yang merupakan warga asal Kalimantan memesan ojol untuk berwisata di Makassar, Minggu (25/4). Saat mengantar korban, pelaku menghubungi dua rekannya dan melakukan aksi pembegalan terhadap korban.

"Berawal dari adanya laporan masyarakat seorang perempuan yang baru datang dari Kalimantan rencananya akan jalan-jalan ke suatu tempat dengan memesan ojek online, dijemputlah oleh driver-nya, kemudian di tengah perjalanan driver ojol ini menghubungi dua temannya yang memang direncanakan untuk membegal korban. Sesampai di Jalan Leimena, dua orang teman driver ojol ini langsung membegal korban. Setelah merampas dua buah HP korban, korban didorong ke kanal korban. Setelah didorong, korban dilempari lagi dengan batu dan kayu," kata Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah, pada Sabtu (1/5/2021).

Nasrullah mengatakan korban awalnya sempat memberikan perlawanan. Namun sebuah sabetan parang ke arah pinggulnya membuat korban mengalah dengan menyerahkan dua unit ponsel miliknya.

Polisi berhasil menangkap Kekeng (20), rekan tersangka Allink, yang membantu dalam pembegalan itu. Dia dibekuk saat tengah bekerja sebagai kuli bangunan di sebuah rumah sakit di Makassar.

Kekeng diringkus di Jalan Dr Ratulangi, Makassar, pada Kamis (29/4). Sementara itu, Allink ditangkap di kediamannya.

"Berdasarkan penyelidikan anggota didapat informasi salah satu pelaku sedang bekerja sebagai kuli bangunan di salah satu rumah sakit Makassar. Anggota melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap lelaki KK di tempat kerjanya. Dikembangkan lagi berhasil menemukan pelaku dengan inisial AL di kediamannya," ungkap Nasrullah.

Kedua pelaku ini, lanjut Nasrullah, memiliki peran berbeda-beda dalam beraksi. "Peranannya Allink sebagai driver ojol sekaligus eksekutor, kemudian Kekeng orang yang menemani untuk melakukan aksinya," lanjut dia.

Polisi menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan berupa motor dan dua unit HP milik korban dicuri. Saat ini, polisi masih mengejar salah seorang rekan pelaku berinisial A.

"Yang DPO inisial A, perannya membonceng dan membawa parang," pungkas Nasrullah.

(run/jbr)