Ibu dan Anak di Sulsel Dihipnotis, Emas Senilai Rp 163 Juta Raib

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 15:04 WIB
Ilustrasi Hipnotis
Ilustrasi hipnotis (Zaki Alfarabi/detikcom)
Bulukumba -

Ibu dan anak di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), kehilangan perhiasan emas senilai Rp 163 juta setelah menjadi korban hipnotis. Pelaku seorang laki-laki beraksi dengan modus mau membeli karpet korban.

Korban bernama Yufrida dan seorang anak perempuannya, Al Mukarramah, mengalami kejahatan hipnotis tersebut di rumahnya di Kelurahan Cele, wilayah Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Senin (26/4). Kedua korban pun telah melapor ke polisi dengan surat tanda penerimaan laporan nomor: STPL/30/1V/2021/Sek Ujung Bulu.

"Kejadiannya jam 9 pagi. Pelakunya itu pura-pura jadi pembeli di toko. Waktu itu adik saya yang melayani terus dia minta orang tua saya keluar untuk tanya-tanya soal karpet," jelas anak laki-laki korban, Al Qudri (23), kepada wartawan, Kamis (29/4/2021).

Setelah bertanya soal harga karpet, pelaku mulai bertanya soal emas milik korban berupa cincin dan gelang. Saat kejadian, korban diduga sudah dalam keadaan terhipnotis karena mengikuti permintaan pelaku yang aneh-aneh.

"Tidak lama kemudian dia tanya-tanya lagi soal emas. Kebetulan juga orang tua saya pakai cincin gelang terus tanya-tanya lagi emas yang besar. Terus dia kasih lihat mamaku. Dia tanya soal emas besar lagi," jelas Al Qudri.

Selanjutnya, pelaku kembali meminta korban untuk mengambil perhiasan emas lainnya. Korban pun menuruti permintaan pelaku dengan mengambil seluruh perhiasan emas miliknya di brankas.

"Mamaku ambilkan emas yang besar di brankas. Itu mi emas yang berat-berat. Terus dibawa mi emas itu. Terus ditanya bawa surat-surat lagi (surat kepemilikan emas)," jelasnya.

Selain meminta perhiasan emas, pelaku sempat meminta dibuatkan teh manis. Korban lagi-lagi menuruti permintaan tersebut karena dalam kondisi tak sadar.

"Ibu sama adik saya tidak sadar karena dia ikuti semua yang dia minta. Sampai minta dibikinkan teh, dibikinkan juga teh," jelas Al Qudri.

Menurut Al Qudri, pelaku merupakan seorang pria dewasa. Dia beraksi seorang diri. Akibat kejadian tersebut, korban merugi ratusan jutaan rupiah.

"Emas semua Rp 163 juta semua nilainya dia bawa. Dari yang dipakai sampai di brankas dia bawa lari semua," jelas Al Qudri.

"Dia datang sendiri. Pakai motor. Bapak-bapak umur 40-an," katanya.

Simak juga 'Ngaku Pejabat PT Hino Purwakarta, Dua Orang Ini Tipu Puluhan Calon Tenaga Kerja':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)