Berdayakan Usaha Mikro, BAZNAS & BCA Syariah Salurkan Zakat Produktif

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 14:54 WIB
Baznas
Foto: Screenshoot/detikcom
Jakarta -

Di bulan Ramadhan ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) diketahui meluncurkan Gerakan Cinta Zakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menunaikan zakat. Tak hanya itu, BAZNAS juga berupaya mendorong pemberdayaan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud penyaluran zakat yang tepat.

Direktur Utama BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BCA Syariah memberikan zakat produktif guna mendorong penerima zakat dapat menjadi micropreneur yang berdaya melalui program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

"BAZNAS tidak hanya tepat menyalurkan zakat kepada yang membutuhkan, tapi kita juga memilih bagaimana agar bantuan ini bisa memberdayakan. Kita sudah ketahui bagaimana zakat membuat orang yang tidak sekolah bisa jadi sarjana, yang sakit bisa sembuh, dan bantuan-bantuan sosial lainnya," kata Arifin dalam bincang virtual antara BAZNAS dan BCA Syariah bertema Zakat untuk Pemberdayaan Umat, Kamis (29/4/2021).

Diketahui, BCA Syariah melalui BAZNAS menyalurkan dana zakat nasabah BCA Syariah untuk program pemberdayaan ekonomi Gerobak Jajan Sehat. Di tahun ini, bantuan pemberdayaan diberikan pada 28 mustahik yang berprofesi sebagai pedagang yang tersebar di wilayah Bekasi.

Lebih lanjut, Arifin menjelaskan zakat produktif yang diberikan pihaknya bertujuan untuk mewujudkan kemandirian pengusaha mikro melalui pemberian modal usaha, pendampingan, serta pelatihan. Ia berharap dengan langkah ini pihaknya dapat membantu mustahik mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.

"Program pemberdayaan ini memang lebih sulit daripada hanya membagi-bagi secara langsung, karena harus mengamati, mendampingi, dan mendorong pemasaran mereka. Tapi inilah upaya kita untuk bisa mengangkat orang-orang kecil itu bisa bangkit dari kemiskinannya dengan demikian nantinya banyak orang-orang yang bisa kita angkat dari garis kemiskinan," ungkapnya.

Kendati dinilai sulit, Arifin berharap penyaluran zakat produktif dapat membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan para penerimanya. Melalui kerja sama bersama BCA Syariah, ia pun berharap masyarakat dapat semakin memahami pentingnya zakat dalam membangun kemandirian ekonomi para mustahik.

Baznas & BCA SyariahFoto: Erika Dyah

"Kami memberikan apresiasi kepada BCA Syariah atas kerja sama yang baik dalam upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat guna pemerataan perekonomian dan pengentasan kemiskinan. Melalui kegiatan ini kami berharap Gerakan Cinta Zakat semakin tumbuh di masyarakat luas," katanya.

Sementara itu, Direktur BCA Syariah Pranata mengatakan pihaknya turut menjalankan fungsi sosial dalam menghimpun dana sosial umat baik zakat, infak, maupun sedekah dan bekerja sama dengan berbagai lembaga amil zakat untuk penyalurannya.

Ia pun memaparkan bahwa program penyaluran zakat bisa beragam bentuknya, antara lain berupa bantuan langsung tunai dalam rupa uang maupun sembako ataupun bentuk non-tunai seperti pelatihan, fasilitas kesehatan, fasilitas bencana, dan lain sebagainya.

"BCA Syariah akan menitikberatkan pada peningkatan kemampuan, fokusnya pada edukasi dan peningkatan kemampuan dalam usaha," ujar Pranata.

Oleh karena itu, ia menilai zakat produktif yang disalurkan BAZNAS lewat kerja sama yang telah berjalan sejak tahun 2018 sejalan dengan program penyaluran zakat yang menjadi fokus dari BCA Syariah.

Selain itu, Sahrudin salah satu mustahik penerima zakat mengaku berterima kasih atas bantuan berupa gerobak dan modal usaha yang ia dapatkan. Pria yang dulunya bekerja sebagai kuli ini memutuskan untuk berdagang semenjak pandemi berlangsung. Sayang, karena keterbatasan modal dan kemampuan usahanya sempat jatuh.

"Alhamdulillah, sangat bersyukur banget karena ada bantuan bisa berjualan lagi dengan lancar. Saya berterima kasih banget," imbuhnya.

(akn/ega)