Bos Sido Muncul Ikut Berduka Tenggelamnya Kapal Selam Nanggala 402

Abu Ubaidillah - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 20:49 WIB
Sido
Foto: Dok. Sido Muncul
Jakarta -

KRI Nanggala 402 telah dinyatakan tenggelam di perairan Bali dan seluruh awaknya dinyatakan gugur. Kapal tersebut dinyatakan tenggelam di kedalaman 838 meter dan terbelah menjadi tiga bagian.

Tak hanya TNI Angkatan Laut dan kerabat kru KRI Nanggala 402 yang berduka, seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan pun ikut merasa kehilangan yang mendalam. Tak terkecuali Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat.

Irwan mengaku turut prihatin dan berbelasungkawa atas kejadian tersebut. Ia pun mengaku mengikuti berita tersebut mulai dari saat dikabarkan hilang kontak, batas waktu oksigen habis, sampai dinyatakan tenggelam.

"Saya ikut prihatin karena kita semua tahu ya gugurnya itu katanya waktu hari Kamis kekurangan oksigen, kami stres kalau dengerin berita-berita itu," katanya di Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (26/4/2021)

Irwan mengatakan ia dan banyak masyarakat Indonesia awalnya mendoakan agar 53 kru KRI Nanggala 402 dapat selamat semuanya. Namun pada akhirnya Tuhan berkehendak lain dan saat ini doa ditujukan untuk keluarga yang ditinggalkan.

"Saya dan seluruh keluarga besar Sido Muncul menyatakan sangat prihatin, sedih, ikut berbela sungkawa kami juga akan mendoakan supaya dilapangkan jalannya (keluarga yang ditinggalkan), agar bisa melanjutkan hidupnya kembali," lanjutnya.

Dalam kesempatan di Markas Besar TNI AL tersebut, Irwan juga menyempatkan diri memberikan sumbangan senilai Rp 720 juta yang diberikan secara simbolis kepada Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI, Ahmadi Heri Purwono. Nantinya bantuan tersebut akan diserahkan langsung kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

"Hari ini saya bersyukur bisa menyerahkan sumbangan ini, kami serahkan diwakili oleh Wakasal untuk para keluarga kru dari Nanggala 402. Tapi nanti sumbanganya jumlahnya Rp 720 juta itu akan nanti kami serahkan hari Sabtu langsung ke keluarga," pungkasnya.

(prf/ega)