Klaster Kantor Melonjak, Begini Naik-Turun Corona di Jakarta dalam Sepekan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 25 Apr 2021 16:12 WIB
Jakarta -

Angka kasus virus Corona (COVID-19) klaster kantor di wilayah DKI Jakarta mengalami lonjakan dalam sepekan. Pemprov DKI Jakarta mengungkap kasus Corona klaster kantor ini mayoritas menyasar masyarakat yang sudah menerima vaksin.

"Sebagian besar kasus konfirmasi COVID-19 di perkantoran terjadi pada perkantoran yang sudah menerima vaksinasi COVID-19," tulis Pemprov DKI Jakarta di akun Instagram resmi dkijakarta, seperti dilihat detikcom, Minggu (25/4/2021).

Dalam unggahannya, Pemprov DKI Jakarta menjelaskan pada periode 5-11 April 2020, kasus positif berjumlah 157 dengan jumlah perkantoran 78. Namun, pada periode 12-18 April ini terjadi kenaikan dengan jumlah kasus positif 425 dengan jumlah perkantoran 177.

"Vaksinasi COVID-19 hanya memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19 dan tetap bisa menularkan jika seseorang terinfeksi COVID-19," katanya.

Jika dilihat dari data https://corona.jakarta.go.id/id/data-pemantauan, jumlah kasus terinfeksi virus Corona di DKI pada kurun 12-18 April sejatinya mengalami fase naik turun. Kasus terinfeksi Corona dalam jangka tersebut, paling tinggi tercatat pada 14 April dengan jumlah 1.330 kasus.

Begini sebaran kasus virus Corona di DKI yang dihimpun per 12-18 April:

-12 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 828 kasus
-13 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 661 kasus
-14 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 1.330 kasus
-15 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 979 kasus
-16 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 1.037 kasus
-17 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 940 kasus
-18 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 973 kasus

Lonjakan kasus virus Corona di klaster perkantoran juga mendapat sorotan tajam dari epidemiolog, baca di halaman selanjutnya..