7 Orang Jadi Tersangka Prostitusi Anak di RedDoorz Tebet, Ini Perannya

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 17:13 WIB
Polisi gerebek RedDoorz Plus di Tebet terkait prostitusi online anak di bawah umur. Penggerebekan dilakukan Rabu (21/4).
Polisi menggerebek RedDoorz di Tebet terkait prostitusi anak. (Rakha Alryanto/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap kasus prostitusi online anak di bawah umur di RedDoorz Plus di Tebet, Jakarta Selatan. Dari 15 orang yang ditangkap itu, ada yang kepergok sedang berhubungan intim.

"Lima belas orang diamankan, (di antaranya) 8 orang wanita. (Saat diamankan) ada yang di kamar, ada yang main dengan pelanggan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/4/2021).

Sementara itu, dari 15 orang tersebut, 4 orang anak di bawah umur yang dieksploitasi secara seksual.

"Rata-rata di bawah 17 tahun dan korbannya juga di bawah umur. Empat orang kita kembalikan ke orang tuanya," ungkapnya.

Yusri menjelaskan, penginapan tersebut digerebek setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat. Masyarakat merasa resah dengan adanya praktik prostitusi di RedDoorz Plus, Tebet.

"Memang ada laporan dari masyarakat bahwa ada kegiatan prostitusi online melibatkan anak di bawah umur lewat medsos," jelasnya.

Kasus ini diungkap polisi pada Rabu (21/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Para pelaku menawarkan anak di bawah umur untuk melayani pria hidung belang melalui aplikasi media sosial.

Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa uang Rp 600 ribu, kondom, handphone, dan laptop.

Simak video 'Miris! Belasan Remaja Putri di Kendari Jual Diri Lewat Aplikasi HP':

[Gambas:Video 20detik]



Tujuh orang jadi tersangka, simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2