WNI dari India Boleh Masuk RI dengan Prokes Ketat, Karantina 14 Hari

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 13:41 WIB
Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto (Foto: dok. Screenshot/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah memutuskan tidak memberikan visa kepada warga negara asing yang pernah tinggal dan mengunjungi India dalam kurun waktu 14 hari. Lalu bagaimana dengan WNI di India yang hendak pulang ke Indonesia?

Pengumuman mengenai kebijakan pembatasan WNA dari India ini disampaikan oleh Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Satgas Penanganan COVID-19, Airlangga Hartarto, dalam jumpa pers Jumat (23/4/2021). Airlangga mengatakan keputusan ini diambil setelah pemerintah mencermati kasus perkembangan COVID-19 di India dan sejumlah negara mulai melarang WN dari India masuk.

"Berdasarkan hasil pencermatan tersebut, pemerintah memutuskan menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah India dalam kurun waktu 14 hari," kata Airlangga.

Airlangga kemudian menjelaskan prosedur bagi WNI di India yang akan pulang ke Indonesia. Mereka tetap diizinkan masuk dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Sedangkan bagi warga negara Indonesia yang akan kembali ke Indonesia dan pernah tinggal atau mengunjungi wilayah India dalam kurun 14 hari tetap diizinkan masuk dengan protokol kesehatan yang diperketat," ujar Airlangga.

Airlangga menjelaskan sejumlah titik kedatangan dibuka. Mulai dari pelabuhan hingga bandara.

"Pertama, titik kedatangan yang dibuka adalah pelabuhan udara Bandara Soekarno-Hatta, Juanda, Kualanamu, kemudian Sam Ratulangi, kemudian pelabuhan laut Batam, Tanjung Pinang, dan Dumai. Sedangkan untuk batas darat, Entikong, Nunukan, dan Malinau ini terkait dengan kepulangan PMI dari Malaysia," tutur Airlangga.

Setelah itu, WNI tersebut diwajibkan melakukan karantina. Karantina dilakukan di hotel khusus.

"Bagi WNI tersebut wajib dilakukan karantina selama 14 hari, karantina dilakukan di hotel khusus berbeda dengan hotel yang lain. Kemudian lulus tes PCR hasil negatif maksimum 2x24 jam sebelum keberangkatan dan hari pertama kedatangan dan hari ke-13 pascakarantina akan kembali PCR test," imbuh Airlangga.

Pengetatan protokol kesehatan untuk semua moda transportasi ini berlaku mulai 25 April 2021. Kebijakan ini bersifat sementara dan bakal terus dikaji ulang.

Tonton video 'Derita Warga India di Tengah 'Tsunami' Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/imk)