Polres Sumbawa Layani Vaksinasi Masyarakat Secara Drive Thru

Nurcholis Maarif - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 21:04 WIB
Polda NTB
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Polres Sumbawa Polda NTB bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara drive thru atau tidak turun dari atas kendaraan. Sebanyak 38 pengendara disuntik vaksin dosis pertama pada kegiatan yang digelar di halaman parkir lapangan tenis Polres Sumbawa kemarin sore.

Pjs. BupatiSumbawa MuhammadHusni mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi inovasi dari PolresSumbawa ini dalam rangka menyukseskan program vaksinasiCOVID-19 di KabupatenSumbawa.

Polda NTBPolda NTB Foto: Polda NTB

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Sumbawa atas inovasinya ini. Vaksin ini penting. Bertujuan mempercepat upaya pemerintah dalam penanganan COVID-19," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (22/4/2021).

Ia berharap dengan upaya tersebut berdampak positif pada kegiatan ekonomi masyarakat. Perekonomian bisa kembali normal sebagaimana biasanya.

Sementara itu, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra menambahkan kegiatan ini sebagai bukti keterlibatan kepolisian dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi untuk percepatan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Jadi segala upaya kita lakukan untuk bagaimana bisa target yang harus dicapai seluruh masyarakat Sumbawa harus tervaksin," ungkapnya.

Diungkapkannya, ke depan akan dikembangkan lagi bagaimana metode vaksinasi COVID-19 yang disesuaikan dengan situasi dan kultur masyarakat Sumbawa. Menurutnya, yang jelas Polres Sumbawa terus berupaya bersama pemerintah memerangi COVID-19.

Hadir pada kegiatan ini,Pjs. BupatiSumbawa MuhammadHusni, KapolresSumbawaAKBP.WidySaputra, Kadis DikesSumbawa H.DidiDarsany, pimpinan BUMN CabangSumbawa, serta jajaran PolresSumbawa.

Polda NTBPolda NTB Foto: Polda NTB

Pada kegiatan ini, sasaran vaksinasi merupakan pengendara yang melintas di depan Polres Sumbawa. Pengendara diberhentikan dan dilakukan pendataan oleh petugas. Bagi pengendara yang bersedia dan memenuhi syarat, kemudian divaksin oleh petugas.

Setelah disuntik, sasaran diminta menunggu selama 30 menit untuk dilakukan observasi oleh petugas. Jika selama observasi tidak ada keluhan, maka mereka diberikan sertifikat vaksin dan dibolehkan untuk meninggalkan lokasi. Untuk vaksin dosis kedua, petugas akan menghubungi mereka melalui nomor telepon yang telah dicatat sebelumnya.

(akn/ega)