Terima Kunjungan Presiden PKS, AHY Bicara soal Pemimpin Muda

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 21:00 WIB
AHY terima kunjungan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu di Kantor DPP Demokrat
AHY dan Ahmad Syaikhu (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sebagai tuan rumah, AHY mengatakan diskusi dengan Ahmad Syaikhu ini terkait kepemimpinan politik generasi muda.

"Tadi tanya jawab terjadi dengan baik cair ada beberapa masukan terkait bagaimana kita semakin membuka ruang bagi generasi muda dalam kepemimpinan politik maupun di paparan lainnya termasuk juga penting yang menguatkan pondasi keluarga kaum perempuan dan anak-anak kita yang harus terus menjadi perhatian karena masa depan mereka tentu harus disiapkan sejak sekarang," kata AHY di DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021).

AHY menerangkan pertemuan dengan Ahmad Syaikhu juga berdiskusi mengenai tiga isu utama. Pertama, kata AHY, tentang pandemi virus Corona (COVID-19) yang masih mewabah walaupun semakin banyak warga Indonesia yang divaksinasi. Pertemuan itu berlangsung dari pukul 16.24 hingga 08.30 WIB.

"Yang kedua, kita tahu juga bahwa tekanan, atau resesi ekonomi yang menjadi dampak utama dari COVID ini juga harus kita sikapi secara bersama-sama, termasuk juga dampak langsung terhadap ekonomi rakyat, banyak masyarakat kita yang harus kehilangan pekerjaan penghasilan dan akhirnya menambah jumlah kemiskinan dan ketimpangan di negeri ini," katanya.

Lebih lanjut, Partai Demokrat dan PKS juga mendiskusikan perihal potret demokrasi di Indonesia yang disorot oleh lembaga internasional. AHY mengatakan 14 tahun terakhir demokrasi Indonesia dianggap berada di titik paling bawah.

"Dan yang terakhir, terkait dengan masa depan demokrasi Indonesia, kita tahu sejumlah lembaga internasional memotret demokrasi Indonesia ini penuh dengan tantangannya tersendiri, ada yang mengatakan kita saat ini berada di titik yang tidak baik, bahkan dalam 14 tahun terakhir ini demokrasi Indonesia dianggap di angka yang paling bawah dan ini semua jadi tantangan buat kita," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2