Anies Terbitkan Pergub Atur Perlindungan Pohon

Tiara Aliya - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 20:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Wilda/detikcom)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2021 mengenai pengelolaan dan perlindungan pohon. Pergub tersebut mengatur sejumlah hal, salah satunya memberi jaminan terhadap korban pohon tumbang.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzi Marsitawati awalnya menjelaskan pergub ini diterbitkan untuk menanggulangi dampak perubahan iklim serta mengurangi emisi gas rumah kaca. Selain itu, penetapan pergub bertepatan dengan Hari Bumi.

"Penyusunan Pergub Nomor 24 Tahun 2021 telah melalui perencanaan yang matang dengan disusun skema kolaboratif bersama World Resource Institute atau WRI Indonesia dalam pelaksanaan kolaborasi masukan dari masyarakat Jakarta dan organisasi-organisasi masyarakat sipil," kata Suzi dalam konferensi virtual, Kamis (22/4/2021).

Lebih lanjut Suzi mengungkapkan pergub ini mengatur pengelolaan dan perlindungan pohon mencakup penyediaan lokasi tanam, penyediaan pohon, pemeliharaan pohon, pendataan pohon, serta memberikan informasi terkait pohon-pohon tumbang, pendidikan, serta penelitian.

"Selain itu, peraturan gubernur ini juga memberikan kemudahan yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam penyelesaian pohon-pohon rawan tumbang dan pohon tumbang," jelasnya.

Suzi juga mengungkapkan aturan ini memberi kepastian hukum terhadap pengelolaan dan perlindungan pohon di Ibu Kota serta memperketat kebijakan penebangan pohon. Kebijakan ini juga memberi jaminan bagi para korban peristiwa pohon tumbang.

"Memperjelas penyelenggaraan perizinan pohon. Memberikan jaminan bagi korban pohon tumbang dan memberikan kepastian terhadap pelanggaran penebangan pohon secara ilegal. Kebijakan ini juga menjelaskan skema baru tentang syarat yang diperketat terhadap pohon yang dapat ditebang," ujarnya.

"Seperti pohon yang tua atau yang sakit dan penebangan hanya dapat dilakukan jika pohon pengganti dengan jumlah yang lebih banyak telah selesai ditanam dan berkondisi sehat," sambungnya.

Sejak 2019, Pemprov DKI Jakarta menargetkan penambahan 200.000 pohon hingga 2022. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan penanaman 70.880 pohon terdiri dari 23.584 pohon dan 47.296 tanaman mangrove.

Lihat juga video 'Jawa Barat Kembangkan Energi Alternatif Ramah Lingkungan':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)