Polisi Tangkap Penusuk Pemuda di Lapangan Futsal Kalideres

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 16:03 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Ilustrasi penusukan (iStock)
Jakarta -

Pemuda berinisial MMR (19) tewas ditusuk hingga tewas gegara permasalahan uang sewa lapangan futsal di Kalideres, Jakarta Barat. Polisi telah menangkap pelaku berinisial A.

"Benar baru saja kami menangkap pelaku penusukan yang tewaskan seorang remaja berinisial MRR. Peristiwa penusukan itu terjadi di Jalan Bulak Teko, Kalideres, Jakarta Barat," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi dalam keterangannya, Kamis (22/4/2021).

Pelaku penusukan ditangkap di salah satu pendopo Desa Merak, Sukamulya, Tangerang, Banten, Rabu (21/4) malam.

Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra menambahkan pelaku berhasil ditangkap setelah polisi memeriksa beberapa saksi. Namun Dimitri belum bisa memberi banyak keterangan perihal penangkapan pelaku ini.

"Nanti akan disampaikan secara detail oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo dalam keterangan rilis," kata Dimitri.

Sebelumnya, MRR (19) tewas setelah ditusuk di Kalideres, Jakarta Barat. Polisi mengungkap MRR tewas ditusuk karena masalah uang futsal.

"Iya karena permasalahan futsal ya. Ada yang tidak mau bayar makanya terjadi tindak pidana itu," ujar Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra saat dihubungi, Rabu (21/4).

Kejadian berawal ketika kelompok korban dan pelaku bermain futsal. Saat keduanya bertanding, kelompok korban berhasil mengalahkan kelompok pelaku.

Sebelumnya, kedua pihak sudah sepakat soal pembayaran uang sewa futsal Rp 200 ribu. Kelompok korban meminta kelompok pelaku membayar uang sewa lapangan futsal secara penuh.

Namun permintaan itu ditolak kelompok pelaku yang merasa sebelumnya kedua pihak telah sepakat untuk membayar uang sewa futsal itu secara bersama-sama. Kejadian ini kemudian menimbulkan percekcokan.

Korban yang sempat pergi menggunakan sepeda motornya rupanya dikejar oleh pelaku. Pelaku kemudian menusuk korban dengan senjata tajam.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawa korban tidak tertolong.

(sab/mea)