Kasus COVID DKI Naik, Anies Pastikan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Jalan Terus

Tiara - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 15:43 WIB
Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Youtube/Pemprov DKI Jakarta)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Jakarta dalam dua pekan terakhir mengalami kenaikan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan penerapan uji coba sekolah tatap muka di Ibu Kota terus berlanjut.

"Jadi begini, ketika kita berbicara tentang pembukaan sekolah, kita pada fase ini masih pada fase piloting. Jadi piloting jalan terus karena fungsi piloting ini untuk mendapatkan feedback tentang SOP di sekolah, tentang perilaku anak-anak yang belajar, juga gurunya, orang tuanya. Sehingga kita punya informasi yang lebih baik untuk menyusun tata kelola sekolah di masa pandemi," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021).

"Jadi ini tidak akan berhenti proses piloting ini, justru proses piloting ini penting untuk bekal kita nah informasi tadi adanya kenaikan kasus-kasus yang dibandingkan 2 minggu lalu kita menyaksikan ada platoing, mulai merata," sambungnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengatakan tidak hanya sekolah yang harus berhati-hati dalam penularan COVID-19. Dia meminta masyarakat senantiasa taat dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Kalau dulu kan turun terus, sekarang mulai mendatar ini membuat kita harus hati-hati dalam semua aspek, bukan hanya di sekolah. Jadi saya ingin tegaskan kepada seluruh masyarakat bahwa tren yang sempat terjadi beberapa waktu ini yaitu penurunan harus kita jaga dengan konsisten masker, konsisten untuk cuci tangan jaga jarak dan selama musim bulan puasa ini betul-betul kurangi aktivitas buka bersama," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Perpanjangan PPKM Mikro ini berlaku hingga 3 Mei 2021.

Perpanjangan PPKM Mikro ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 478 Tahun 2021 serta Instruksi Gubernur Nomor 22 Tahun 2021.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat terjadi peningkatan kasus aktif COVID-19 dalam 2 pekan terakhir. Pada 5 April terdapat 6.075 kasus aktif namun pada 18 April meningkat menjadi 6.924 kasus.

"Ini mulai meningkat lagi. Saya ingatkan warga DKI bahwa 3M termasuk menghindari kerumunan dan menghindari mobilisasi sangat penting. Karena, pengalaman kita tahun lalu dan akhir minggu ini, menunjukkan aktivitas penduduk sudah meningkat dan angka sudah bergerak naik," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti melalui keterangan tertulis, Selasa (20/4).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2