Marzuki Alie: SBY Dengarkan Suara Hati Kader Demokrat

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 12:48 WIB
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie mengaku mendapat dukungan dari para kader daerah untuk maju sebagai Caketum pada kongres di Surabaya pada bulan Mei mendatang. Marzuki mengaku mewadahi dukungan para kader dan siap maju sebagai caketum saat dijumpai di kantornya, Rabu (22/4/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
Marzuki Alie (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencabut pendaftaran merek PD atas nama pribadinya. Marzuki Alie yang dipecat PD mengapresiasi keputusan SBY.

"Baguslah," kata Marzuki Alie saat dihubungi detikcom, Kamis (22/4/2021).

Marzuki menyebut SBY mendengarkan suara hati para kader soal merek Partai Demokrat. Tak hanya itu, dia berpendapat suara para pendiri juga didengar SBY.

"Artinya beliau mendengarkan suara hati para kader, khusus pendiri dan pejuang Demokrat sejak awal," ucapnya.

Terpisah, kubu Moeldoko lainnya, Hencky Luntungan menilai ada dua hal yang menjadi dasar SBY mencabut pendaftaran merek PD. Salah satunya karena SBY sudah sadar.

"Kalaupun Pak SBY tarik (pendaftaran merek PD), itu karena, pertama sadar, kedua malu, malu terhadap para pendiri dan terhadap publik yang dibohongi selama ini. Sekarang kan publik tahu kalau dia bukan pendiri, malu enggak itu," sebut Hencky Luntungan.

Hencky meyakini pendaftaran merek PD atas nama pribadi itu bukan inisiatif SBY. Dia menyebut SBY dibisiki oleh kader senior PD.

"Itu sudah pasti (SBY dibisiki), bisikannya Syarief Hasan mantan Menteri Koperasi, anggota DPR, salah satu petinggi di situ. Nah bisikan itu bisikan yang enggak jelas, bisikan setan itu namanya. Sekarang dia sadar," ucap Hencky.

Seperti diketahui, SBY mencabut pendaftaran merek PD atas nama pribadinya. Belum diketahui alasan pencabutan merek tersebut.

Sebagaimana dikutip dari https://pdki-indonesia.dgip.go.id/ Kemenkum HAM, Rabu (21/4/2021), status pendaftaran merek itu tertulis 'DITARIK KEMBALI'. Sebelumnya, tertulis permohonan merek PD oleh SBY mengantongi nomor JID2021019259.

Dalam pendaftaran itu, SBY meminta PD dijadikan merek atas nama pemilik SBY untuk kelas 45, yaitu organisasi pertemuan politik. Tidak dijelaskan dalam website Kemenkum itu alasan pencabutan pendaftaran merek oleh SBY itu.

Lihat juga Video: Bikin Video Podcast, SBY Singgung 'Sahabat' yang Sangat Melukai

[Gambas:Video 20detik]

(maa/gbr)